1 Lagi Korban Longsor di Luwu Ditemukan Tim SAR

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU,BONEKU.COM,– Tim Sar gabungan hingga saat ini masih terus melakukan evakuasi terhadap material longsor di Kecamatan Bastem Utara Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, Selasa 27/2/2024.

Saat melakukan evakuasi, Tim Sar Gabungan kembali menemukan salah seorang korban yang tertimbun di titik longsor dengan kemiringan 45 derajat pada pukul 13.40 wita dia diketahui bernama Ratang (50).

S=Untuk sementara data dari posko sar gabungan di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Luwu hingga hari ini adalah 15 orang korban. 10 orang ditemukan selamat atas nama Firdaus, Mardiana, Seni (34), Markus (43), Delman, Masyur (52), Masjaya (50), Kasril (49), Yunus (71), Yuni Kristine (21). Dan 5 orang korban yang ditemukan meninggal dunia yaitu atas nama Amelia (30), Miskawati (21), Maryama, Wanto (18), Ratang (50)

Baca Juga:  Hadiri Sosialisasi SRG, Bupati Ratnawati: Sinjai Siap Kelola Potensi Lewat Sistem Pergudangan Modern

“Hingga hari ini (27/02/2024) total korban ditemukan yaitu 15 orang, 10 korban selamat dan 5 orang meninggal dunia dari bencana longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu,” ucap Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar.

Lebih jauh  Mexianus mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan evakuasi pencarian dan pertolongan. Dengan berfokus pada titik terakhir korban ditemukan.

Baca Juga:  3 Hari Pencarian, Korban Nelayan Terbalik di CPI Makassar Ditemukan.

“Pencarian menggunakan buldozer, untuk membuka akses jalan dan excavator, serta drone thermal. Beberapa petugas pencari dan penolong juga melakukan penyisiran di bagian bawah tebing menuju ke sektor I,” jelas Mexianus.

Sebelumnya diberitakan bahwa bencana longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu terjadi pada hari Senin, 26 Februari 2024 pukul 09.40 wita dan menyebabkan tertutupnya akses jalan dan adanya korban jiwa serta material. (*)

Berita Terkait

Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam
Bingung Pengelolaan & Data CSR 620 Perusahaan Berizin di Bone Belum Punya Aturan Main Jelas
Isu Makanan MBG Bone: Anak Sakit, Pengelola Klaim Aman
Wujud Bakti Alumni, Ketua IKA SNEPAL Serahkan Bantuan AC untuk SMPN 1 Pallangga
Tak Ada Data Tambang dan CSR di Bone, Kewenangan Penuh Ada di Provinsi
Ular Masuk Pemukiman, Damkar Bone Langsung Evakuasi
Minta Data CSR dan Perusahaan Tambang, DPMPTSP Bone Lempar ke Diskominfo: ‘Kami Tak Punya Data’
Polisi Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi, Puluhan Jeriken Disita

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:45 WITA

Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:35 WITA

Bingung Pengelolaan & Data CSR 620 Perusahaan Berizin di Bone Belum Punya Aturan Main Jelas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:18 WITA

Isu Makanan MBG Bone: Anak Sakit, Pengelola Klaim Aman

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:15 WITA

Wujud Bakti Alumni, Ketua IKA SNEPAL Serahkan Bantuan AC untuk SMPN 1 Pallangga

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:55 WITA

Tak Ada Data Tambang dan CSR di Bone, Kewenangan Penuh Ada di Provinsi

Berita Terbaru