KMP Mishima Batal Berangkat Setelah Kecelakaan, Penumpang Dipindahkan ke KMP Kota Bumi

- Jurnalis

Jumat, 26 April 2024 - 21:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemla Ferry (KMP Mishima)

Jemla Ferry (KMP Mishima)

BONE,BONEKU.COM,– Kapal Ferry KMP Mishima yang rencananya berangkat dari pelabuhan Bajoe menuju pelabuhan Kolaka batal berangkat dan terpaksa harus putar belik ke dermaga Pelabuhan Bajoe setelah mengalami kecelakaan menabrak 2 perahu kayu di pelabuhan rakyat bajoe, Jumat, 26/4/2024.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13:40 wita, Saat itu KMP Mishima sudah berjalan menuju ke pelabuhan Kolaka melalui rute seperti biasanya, namun belum jauh dari dermaga KMP Mishima mengalami masalah kelistrikan pada kemudi sehingga tak mampu dikendalikan dan langsung menabrak perahu kayu yang sandar di pelabuhan rakyat bajoe.

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja ada 2 kapal kayu yang mengalami kerusakan cukup parah yakni KLM Tunas Harapan 03 dan KLM Ria Harapan yang terpaksa juga membatalkan keberangkatan karena mengalami kerusakan akibat tabrakan tersebut.

Baca Juga:  Ratusan Warga Bone Demo di Pelabuhan Bajoe, Tolak Pengalihan Rute Penyeberangan Siwa-Kolaka

Pasca kejadian, KMP Mishima harus kembali ke dermaga bajoe dan tidak jadi berangkat karena dikhawatirkan juga mengalami kerusakan dan harus bongkar muatan. Akibat insiden itu sebanyak 174 penumpang KMP Mishima yang akan menyeberang ke Pelabuhan Kolaka terpaksa tertunda untuk sementara.

Kepala cabang PT Jemla Ferry Asnur Aini yang ditemui di kantornya mengatakan bahwa KMP Mishima tidak jadi berangkat pasca tabrakan dan harus dilakukan pemeriksaan ulang, untuk itu semua muatan di bongkar dan dipindahkan ke kapal yang berangkat berikutnya.

Baca Juga:  Perekrutan Anggota Baru Saka Bahari Bone Dibuka KSOP Bajoe, Ditutup TNI AL Makassar

“KMP Mishima memuat penumpang 174 orang, truk besar 7 unit, truk sedang 3 unit, kendaraan kecil 2 unit, dan roda 2 sebanyak 29 unit, semuanya dipindahkan ke KMP Kota Bumi dan akan diberangkatkan kembali pada pemberangkatan berikutnya,” Kata Asnur

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa penyebab terjadinya kecelakaan itu karena KMP Mishima mengalami masalah kelistrikan pada bagian kemudi sehingga tidak bisa dikendalikan, namun saat ini sudah normal kembali dan sementara muatannya di bongkar untuk dipindahkan.

Baca Juga:  Mengenal Sosok Anggota DPRD Termuda di Bone

“Selama ini kita melakukan perawan rutin dan tidak ada ada ditemukan adanya gejala gejala akan kerusakan, dan tadi begitu semua surat-surat lengkap dan kapal ok kami langsung berangkat, yah yang namanya musibah itu diluar kendali kita,”Bebernya

Sejauh ini belum diketahui berapa total kerugian kedua kapal kayu tersebut, namun meski demikian pihak PT Jemla Ferry ini akan bertanggungjawab mengganti biaya kerugian korban.

“kami sudah berkoordinasi dengan agennya korban, dan mereka sementara masih menghitung kira-kira berapa total kerugiannya, sementara untuk penumpang sendiri tida ada kompensasi kerugian karena mereka semua tetap berangkat hari ini,”Kuncinya. (*)

Berita Terkait

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain
Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Kapolres: Selamatkan Generasi Bangsa
Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Libureng Bone
Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton
Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan
Hilang Saat Melaut, Nelayan 61 Tahun Ditemukan Mengapung di Sungai Walanae Bone

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02 WITA

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Kapolres: Selamatkan Generasi Bangsa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:39 WITA

Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

Berita Terbaru