Penumpang KM Permata Nusantara Yang Melompat ke Laut Diduga Mengalami Depresi Berat

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Terungkap, korban yang dilaporkan melompat dari atas KM Permata Nusantara saat bertolak dari Pelabuhan Bajoe menuju Pelabuhan Kolaka bernama Syamsuddin (25) mengalami depresi berat.

Hal itu diketahui berdasarkan informasi dari salah seorang keluarganya bernama Fitri, saat dikonfirmasi wartawan Fitri menjelaskan bahwa korban ini hendak pergi merantau ke Sulawesi Tenggara.

“Dia warga Maros asli, depresi itu kasian (Broken Home) pisah orang tuanya bapaknya di maros mamanya di kendari,” Kata Fitri melalui pesan instagram Jumat, 31/5/2024.

Baca Juga:  Warga Lamuru Yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Mengambang di Sungai

Lebih jauh dia mengatakan, bapak korban sudah mengetahui kejadian ini namun menurut kabar dia tidak bisa ke bajoe karena faktor ekonomi apalagi bapaknya ini cacat.

Terpisah Koordinator Pos SAR Bone Febrianto saat ditemui saat melaksanakan operasi pencarian korban di Pelabuhan Bajoe mengatkan bahwa pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 12:00 wita.

Baca Juga:  Basarnas Susur Sungai Pakkasalo Bengo Bone Cari Lansia yang Terseret Arus

“Menurut laporannya kejadiannya sekitar pukul 11:30 wita, karena kapal berangkat pukul 10:00 sementara kejadian sekitar setengah jam setelah kapal lepas tali,” Kata Febrianto

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa menurut informasi dari pihak perusahaan kapal, saat kejadian Kapten kapal sempat mengelilingi lokasi korban melompat sebanyak 3 kali namun karena tidak adanya tanda tanda korban maka kapal melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Kolaka.

Baca Juga:  Aliansi Rakyat Bone Tolak Pilkada Bone Jika Ketua KPU Tidak Dicopot Dari Jabatannya

“Tim sar gabungan juga sudah melakukan pencarian sekitar 2 mil dari pelabhan menggunakan perahu karet di lokasi jatuhnya korban namun hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda, dan pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” Tutup Febri

Tim Sar Gabungan yang telibat dalam operasi pencarian tersebut yakni, Basarnas Bone, Sar Brimob, Polairut Bone, dan Potensi SAR Khatulistiwa. (*)

Berita Terkait

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar
Program MBG Dipercepat, Bupati Bone Minta Libatkan Warga Kurang Mampu
Knalpot Brong Bikin Resah, Satlantas Polres Bone Bertindak Tegas
Jalan Wellulang–Ulo Resmi Dibuka, Bupati Bone Dorong Konektivitas Bone Utara
Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat
Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar
Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka
Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Bone Fokuskan Operasi Keselamatan Pallawa

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:11 WITA

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:54 WITA

Program MBG Dipercepat, Bupati Bone Minta Libatkan Warga Kurang Mampu

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:34 WITA

Knalpot Brong Bikin Resah, Satlantas Polres Bone Bertindak Tegas

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:45 WITA

Jalan Wellulang–Ulo Resmi Dibuka, Bupati Bone Dorong Konektivitas Bone Utara

Senin, 2 Februari 2026 - 15:11 WITA

Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Bone

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Feb 2026 - 15:11 WITA