Terlibat Korupsi Dana APBDes, Mantan Kades Laoni Ditahan Kejari Bone

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka mantan Kades Laoni saat diserahkan ke Lapas Watampone, Kamis, 17/10/2024

Tersangka mantan Kades Laoni saat diserahkan ke Lapas Watampone, Kamis, 17/10/2024

BONE,BONEKU.COM– Terlibat dugaan tindak pidana Korupsi, mantan Kepala Desa Laoni Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone Inisial NL ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dieksekusi oleh Kejari Cabang Pompanua , Kamis 17/9/2024.

Kacabjari Pompanua Handoko melalui kasi Intelijen Kejari Bone Andi Khairil Akhmad melalui pesan tertulisnya mengatakan Mantan Kades Laoni Kecamatan Cenrana Ini terlibat penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2019-2020 di Desa Laoni.

Baca Juga:  Dies Natalis Unhas, Di Gelar Di Bone...

“Berdasarkan laporan hasil perhitungan kerugian negara yang ditemukan inspektorat daerah sebesar Rp. 409.680.094,00,” Kata Khairil

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa kerugian itu merupakan pekerjaan fisik dalam APBDes tahun anggaran 2019 dan 2020 dikerjakan tidak sesuai dengan RAB, pajak yang tidak disetor ke negara dan penggunaan dana penyertaan BUMDes yang tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Tersangka N L ini telah dilakukan penahanan dan saat ini telah dititipkan di Lapas Kelas II A Watampone,,” Tambahnya

Baca Juga:  Aksi Damai ASATU: Jangan Biarkan Kasus RSUD Tenriawaru Tenggelam

Tersangka N L disangkakan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang – undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan Undang – undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana, Subsidair Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang – undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan Undang – undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUH Pidana. (*)

Berita Terkait

Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone
Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.
Perkuat Industri Gula Nasional, P3GI Tingkatkan Kompetensi SDM Kultur Jaringan
Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI
UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII
Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak
Dua Hari, Sat Narkoba Polres Bone Amankan 13 Terduga Pelaku Narkoba di Tiga Kecamatan
Di Balik Spektakulernya Bhayangkara Cup III, Firman Ungkap Terima Kasih untuk Semua Pihak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 02:08 WITA

Diduga Dilatari Cemburu, Dua Pria Aniaya Pemuda hingga Terjatuh dari Motor di Bone

Rabu, 4 November 2026 - 14:57 WITA

Pelaku Narkoba Nekat Kabur ke Plafon Rumah Saat Digerebek, Polisi Temukan 16 Paket Sabu.

Selasa, 3 November 2026 - 18:59 WITA

Diduga Jadi Arena Sabung Ayam, Lokasi di Desa Suwa Libureng Dibakar Polisi dan TNI

Selasa, 3 November 2026 - 18:56 WITA

UNCAPI Liburkan Kuliah Tatap Muka, Hampir 1.000 Mahasiswa Dikerahkan Dukung Atlet Bone di PORPROV XVIII

Selasa, 3 November 2026 - 18:01 WITA

Deadlock! PT Energy Sengkang Tak Buka Data Seismik 2012-2013, FPI Desak Pemda Bone Bertindak

Berita Terbaru