11 Saksi Diperiksa Polisi, Penembakan Pengacara di Bone Masih Misterius

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 08:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MAKASSAR,BONEKU.COM,– Tim gabungan Polres Bone dan Polda Sulsel masih terus melakukan penyelidikan terkait tragedi penembakan hingga menyebabkan seorang pengacara tewas.

Korban yang diketahui bernama Rudi S Gani tewas dengan luka tembak di bagian wajah. Peristiwa penembakan itu terjadi kala korban sedang makan malam bersama keluarganya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, saat ini proyektil peluru yang ditembakkan oleh pelaku dipastikan bukan proyektil senjata api.

“Proyektil sudah dibawah ke Labfor (Laboratorium Forensik) dan pihak Labfor menyatakan peluru itu merupakan peluru senapan angin, bukan berasal dari senjata api,” kata Didik, Kamis, 2 Januari 2025.

Baca Juga:  Seorang Warga Unra Dilarikan ke RSUD Setelah Ditebas Pakai Parang

Kata Didik, saat ini tim gabungan Polda Sulsel dan Polres Bone telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi ihwal kematian Rudi S Gani. Mereka merupakan kerabat korban yang berada saat peristiwa tragis itu terjadi.

“Sebelas orang telah diperiksa oleh Polres Bone kemudian Polres sudah membentuk tim gabungan dan dibackup tim dari Polda,” ucap Didik.

Lanjut didik, penembakan terhadap Rudi S Gani terjadi di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulsel, sekitar pukul 21:50 Wita.

Baca Juga:  Kasir Alfamart di Bone Jadi Korban Teror Bom

“Berawal saat korban bersama keluarganya menunggu malam pergantian tahun baru tiba-tiba ada suara ledakan dari luar rumah seperti tembakan, kemudian sesaat itu juga korban tergeletak,” ungkap Didik.

Hasil autopsi terhadap jasad korban, proyektil senapan angin itu mengenai bagian wajah dan proyektil bersarang di tulang leher.

“Hasil autopsi korban mengalami luka tembak di bagian muka bawah mata kanan, kemudian peluru bersarang di tulang leher,” beber Didik.

“Peluru tersebut kaliber 8 milimeter, sekarang masih dalam penyelidikan, kita juga masih pengejaran pelaku. Diduga senjatanya ini tidak ada izinnya,” tambah dia.

Baca Juga:  JK Dorong Komisi Fatwa Ulama se Indonesia Rekomendasikan Perlunya Kesejahteraan Umat

Sebelumnya diberitakan, seorang pengacara bernama Rudi S Gani (49) tewas ditembak orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Insiden tragis ini terjadi saat korban merayakan pergantian tahun baru di teras rumah mertuanya, pada Selasa malam, 31 Desember 2024.

Setelah tertembak, Rudi segera dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lappariaja, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.15 WITA pada hari yang sama. (*)

Berita Terkait

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring
Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WITA

Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas

Sabtu, 12 September 2026 - 13:04 WITA

Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas

Sabtu, 12 September 2026 - 00:25 WITA

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Berita Terbaru