Jusuf Kalla Memandang Positif Tagline #kaburajadulu

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla alias JK, memandang positif tagline #kaburajadulu. Tagline tersebut viral dalam sepekan terakhir dan menuai kontroversi.

“Baru-baru ini sempat jadi pembicaraan banyak pihak soal kabur aja dulu. bagi saya itu positif,” kata JK saat menyampaikan Orasi Ilmiah dan Kuliah Umum ” Diplomasi Budaya dan Perdamaian ” Dalam Rangka Dies Natalis ke 79 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta,di Auditorium Soeganda Fakultas Ilmu Budaya UGM, Senin, (24/02/2025)

Baca Juga:  SMSI Wajo Dilantik, Media Siber Didorong Perkuat Pilar Informasi Daerah

JK menilai, dunia saat ini sudah menglobal dan berubah disemua lini. “Jadi bukan hanya barang yang berubah. Bukan hanya komoditi yang berubah, tapi orang juga sudah berubah,” kata JK lagi.

“Sehingga kita bisa kerja di mana saja. Di Amerika, China dan di negara lainnya,” imbuhnya

Ia mencontohkan bagaimana orang-orang India yang mendominasi CEO-CEO di bidang teknologi di Amerika. Meski demikian, orang-orang India itu mesti kembali untuk membangun negerinya apabila selesai.

Baca Juga:  Jusuf Kalla Diajak Terlibat Akhiri Kekerasan di Palestina

“Jadi orang India itu ke Amerika untuk belajar budaya kerja Amerika dan nanti akan diterapkan di India,” ujarnya lagi.

“Kalau kita hanya tinggal di Indonesia. Padahal tidak apa-apa kita melihat dunia ini apa adanya sehingga terjadi suatu perubahan,” ujar JK lagi.

Dalam kesempatan sama, JK memaparkan jika budaya memiliki pandangan yang cukup luas dan tidak hanya menyangkut soal seni dan budaya. Budaya juga terdiri dari budaya positif dan budaya negatif.

Baca Juga:  Berakhir Pekan, Ketua HIPMI Bone Pilih Bincang Santai

Budaya positif, lanjut JK, juga menyangkut tentang kecerdasan, keberanian serta sopan dan berakhlak. Dewasa ini, budaya harus mendorong adanya perubahan, kemajuan, kemakmuran dan keadilan.

“Kita harus bisa mencontoh budaya kerja keras seperti China serta budaya Jepang yang lebih terkenal dengan ketelitian,” pungkasnya.(RIl)

Berita Terkait

Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre
Pemkab Soppeng dan Wahdah Islamiyah Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Keberkahan untuk Negeri
Wabup Soppeng Hadiri Pengukuhan DPD KKS Barru, Perkuat Sinergi dan Persaudaraan Soppeng Barru
Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure
Hujan Tak Kunjung Turun, Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa
Bupati Soppeng Sampaikan Apresiasi atas Prestasi Menteri Pertanian dengan Kinerja Terbaik
Delapan Kecamatan Miliki Kader KISAK, TP PKK Soppeng Perluas Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan
Soppeng Dorong Transformasi Administrasi Pemerintahan melalui Pemanfaatan TTE dan SRIKANDI

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:35 WITA

Pemkab Soppeng dan Wahdah Islamiyah Gelar Sholat Istisqa, Memohon Hujan dan Keberkahan untuk Negeri

Kamis, 10 September 2026 - 20:05 WITA

Wabup Soppeng Hadiri Pengukuhan DPD KKS Barru, Perkuat Sinergi dan Persaudaraan Soppeng Barru

Kamis, 10 September 2026 - 15:07 WITA

Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WITA

Hujan Tak Kunjung Turun, Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa

Kamis, 10 September 2026 - 08:48 WITA

Bupati Soppeng Sampaikan Apresiasi atas Prestasi Menteri Pertanian dengan Kinerja Terbaik

Berita Terbaru