Pria 55 Tahun di Bone Jadi Korban Penganiayaan Warga, Korban Sempat Disekap di Rumah Kosong

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar Video, Saat korban di evakuasi oleh pihak keluarga di rumah kosong.

Tangkapan layar Video, Saat korban di evakuasi oleh pihak keluarga di rumah kosong.

BONE.BONEKU.COM,— Seorang warga berinisial NU (55), warga Desa Paccing, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sejumlah warga setempat. Korban bahkan disebut sempat disekap di sebuah rumah kosong dalam kondisi mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026). Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, korban awalnya diamankan oleh sejumlah warga setelah diduga mengamuk di sekitar lokasi tempat tinggalnya.

Baca Juga:  Begini Motif Pembunuhan Pemuda di Bone

“Korban tinggal sendiri di rumah keluarganya. Saat itu korban diamankan oleh warga, lalu dibawa ke sebuah rumah kosong, disekap dan diikat menggunakan tali sebelum diduga dikeroyok secara bersama-sama,” ungkap sumber tersebut.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Setelah insiden tersebut, korban kemudian dibawa kembali ke rumah keluarganya.

Pihak keluarga yang tidak terima atas perlakuan terhadap korban akhirnya melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Penuh dengan Kharisma, Warga Walannae Taruh Harapan Baru ke Andi Rio-Amir

Menurut informasi warga, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena disebut sempat mengamuk sebelum diamankan warga. Namun pihak keluarga membantah anggapan tersebut.

“Korban ini diduga ODGJ karena disebut mengamuk, sehingga diamankan warga. Tapi keluarga menjelaskan kalau korban tidak memiliki riwayat gangguan jiwa secara medis,” tambahnya.

Baca Juga:  Kinerja Polisi Dipertanyakan, HMI Demo Polres Bone

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bone, Alvin Aji, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Iya, laporan dari pihak keluarga korban sudah kami terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Alvin Aji.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut. (*)

Berita Terkait

Polres Bone Amankan Terduga Pelaku Pencurian yang Buron Sejak 2025
Tinjau Puskesmas, Bupati Bone Tekankan Edukasi Gizi Hinga Desa
Bupati dan DPRD Soppeng Setujui Ranperda APBD 2025
TP PKK Kabupaten Soppeng Perkuat Peran Keluarga Cegah Perdagangan Orang Melalui Sosialisasi KIAT
MYP Paket 6 Dimulai, Gubernur Andi Sudirman Bangun 20 Ruas Jalan Senilai Rp239 Miliar dari Luwu
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Bersama untuk Petani Kita
Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp10 Miliar
Disambut Antusias Puluhan Ribu Warga, Gubernur Sulsel Lepas Peserta Jalan Sehat Anti Mager HUT ke-67 Kabupaten Luwu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:38 WITA

Polres Bone Amankan Terduga Pelaku Pencurian yang Buron Sejak 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:39 WITA

Tinjau Puskesmas, Bupati Bone Tekankan Edukasi Gizi Hinga Desa

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:36 WITA

Bupati dan DPRD Soppeng Setujui Ranperda APBD 2025

Senin, 6 Juli 2026 - 16:07 WITA

TP PKK Kabupaten Soppeng Perkuat Peran Keluarga Cegah Perdagangan Orang Melalui Sosialisasi KIAT

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WITA

Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Bersama untuk Petani Kita

Berita Terbaru

News

Bupati dan DPRD Soppeng Setujui Ranperda APBD 2025

Selasa, 7 Jul 2026 - 08:36 WITA