Pengukuran Lahan Objek Eksekusi di Bone Ricuh, Warga Blokade Jalan dan Bentrok dengan Aparat

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Proses pengukuran lahan objek eksekusi atau (Constatering) oleh Pengadilan Negeri di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu, berlangsung ricuh. Ratusan warga menolak pelaksanaan pengukuran yang dikawal aparat kepolisian.

Sejak pagi, warga memblokade akses menuju lokasi objek eksekusi dengan menumbangkan pohon dan membentangkannya di tengah jalan. Selain itu, sejumlah warga juga membakar ban bekas sebagai bentuk penolakan terhadap proses pengukuran lahan yang akan dilakukan oleh petugas Pengadilan Negeri.

Baca Juga:  Salat Jumat Tidak Pakai Masker, Ketua DPRD Bone Himbau Warga Tetap Patuh

Situasi semakin memanas ketika aparat bersama petugas pengadilan berupaya memasuki lokasi. Berdasarkan rekaman video amatir warga, terlihat sejumlah massa melempari petugas pengamanan dengan batu. Bahkan, terdapat lemparan petasan dan bom molotov yang diarahkan ke aparat yang berjaga di lokasi.

Menghadapi kondisi tersebut, aparat gabungan dari Polres Bone dan Satuan Brimob melakukan langkah pengendalian massa. Petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan yang bertahan di sekitar lokasi.

Tidak hanya itu, aparat juga menurunkan kendaraan water canon guna mengurai massa dan membuka akses menuju objek lahan yang akan diukur. Bentrokan antara warga dan aparat berlangsung selama beberapa jam sebelum akhirnya situasi mulai terkendali.

Baca Juga:  Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Setelah massa berangsur membubarkan diri, petugas Pengadilan Negeri akhirnya dapat melanjutkan proses pengukuran lahan objek eksekusi yang sebelumnya sempat terhambat akibat aksi penolakan warga.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bone, Kompol Burhanuddin, menjelaskan bahwa pihaknya menduga sebagian orang yang melakukan pelemparan terhadap petugas bukan merupakan warga setempat.

Menurutnya, terdapat pihak dari luar lokasi yang datang dan diduga menghasut masyarakat sehingga situasi menjadi tidak kondusif.

Baca Juga:  Solidaritas Jurnalis Bone, Akan Laporkan Pemilik Medsos Yang Suka Copy Paste Berita

“Ternyata yang melempari kami tadi itu bukan warga sini tapi orang luar, bahkan tadi kami komunikasi dengan tokoh masyarakat di dalam justru mereka meminta maaf dan mengaku terhasut dari pihak luar,” Kata Kompol Burhanuddin.

Meski sempat diwarnai ketegangan, proses pengukuran lahan objek eksekusi akhirnya dapat dilaksanakan. Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif dengan pengamanan yang masih dilakukan aparat kepolisian. (*)

Berita Terkait

Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi
Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager
Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:13 WITA

Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

Berita Terbaru