Kinerja BUMN Dikritik Prabowo, Kerjanya Lambat dan Boros

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM,– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyentil kinerja badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dianggap kerjanya lambat dan masih boros.

Sentilan geregetan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo saat menghadiri Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025, Jakarta.

“Kita akui seringkali BUMN-BUMN ini merasa kalau dia kerjanya lambat tidak apa-apa, kalau nanti dia boros tidak apa-apa karena ada Menteri Keuangan yang akan apa istilahnya PMN,” kata Prabowo saat menghadiri Konferensi Internasional Infrastruktur Tahun 2025, Jakarta, Kamis (12/6).

Baca Juga:  Bupati Bone Resmikan Jalan Aspal di Kelurahan Awang Tangka Kajuara

Selain itu Prabowo juga membandingkan perusahaan swasta internasional yang tidak mendapatkan PMN namun bisa tetap berjalan. Oleh karena dia membuka perusahaan swasta untuk mempersilakan berinvestasi di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur.

“Untuk itu infrastruktur sekarang saya mengundang sektor swasta dari dalam negeri dan luar negeri untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur kita yang sebesar-besarnya,” Tegasnya

Baca Juga:  Presiden Prabowo Akan Hapus Outsorcing Pekerja

Prabowo percaya dengan peranan negara yang kuat untuk intervensi mengatasi, kemiskinan, kelaparan dan peningkatan pendidikan intervensi negara yang kuat.

Saya juga tahu bahwa di bidang-bidang tertentu khususnya di bidang konstruksi pembangunan fisik, sektor swasta maupun sektor swasta internasional sering lebih modern, lebih efisien dan dapat mencapai prestasi tepat waktu dengan menghemat anggaran yang besar,” Tegasnya.

Baca Juga:  Mudik Bersama BUMN 2025, PTPN IV Regional III Siapkan 400 Kursi Gratis Mudik

Selain itu Prabowo juga mengharapkan untuk pembangunan infrastruktur peran swasta harus lebih besar, tetapi agar sektor swasta baik dalam negeri dan luar negeri tertarik maka pemerintah harus mempermudah pekerjaan mereka (*)

Berita Terkait

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga
Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC
Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WITA

TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WITA

Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif

Senin, 21 September 2026 - 19:33 WITA

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Berita Terbaru