Dipicu Dendam Lama, Petani di Bone Dibacok Parang

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Warga Dusun Lawatu, Desa Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone digegerkan dengan aksi kekerasan berdarah di areal persawahan, Kamis pagi (10/7/2025), sekitar pukul 09.30 WITA.

Seorang petani bernama Samsuddin bin Maming (58), ditemukan tak bernyawa dengan luka parah di leher, dagu, punggung, dan perut. Ia diduga menjadi korban tindak pidana penganiayaan berat (anirat) yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, MM (45), yang juga berprofesi sebagai petani dan tinggal di desa yang sama.

Baca Juga:  Guncangan Ringan Terasa di Bone, BMKG Catat Gempa Magnitudo 2,4

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban tengah bekerja di sawah miliknya. Tiba-tiba pelaku datang dan terjadi adu mulut di antara keduanya. Pertengkaran itu memuncak saat pelaku menyuruh korban mencabut parang yang dibawanya.

Tanpa menunggu lama, pelaku justru lebih dahulu mengayunkan parang ke arah leher bagian belakang korban hingga terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menggorok leher korban, memarangi punggung, serta menusuk bagian perut korban.

Baca Juga:  Dipicu Dendam Lama, Petani di Bone Tewas Ditikam Tetangga

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra yang dikonfirmasi di rungannya mengatakan bahwa korban meninggal dunia di TKP sesaat setelah kejadian.

“Korban meninggal dunia seketika, akibat luka terbuka pada leher dan punggung, luka robek pada dagu, luka tusuk pada perut, ” Kata Iptu Rayendra.

Lanjuta kata Rayendra, Dari pengakuan awal pelaku kepada polisi, aksi nekat ini dipicu oleh dendam pribadi. Ia mengaku sakit hati karena korban kerap memfitnah dan menyebarkan cerita-cerita tidak benar tentang dirinya.

Baca Juga:  Susul Kepala Bappeda, Kepala BKPSDM Ajukan Surat Pengunduran Diri Dari Jabatannya

“Pelaku mengaku sudah lama menyimpan rasa kesal karena merasa difitnah oleh korban,” ujar salah satu sumber kepolisian” Tambahnya

Setelah kejadian, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Dua Boccoe untuk dilakukan visum. Selanjutnya jenazah disemayamkan di rumah duka.

Sementara itu, pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang telah diamankan di Mapolsek Dua Boccoe untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (*)

Berita Terkait

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik
Gubernur Sulsel Groundbreaking Rumah Layak Huni di Takalar, 40 Unit Siap Dibangun
TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat
Surat Permohonan RDPU WIB soal Pembahasan CSR Belum Ada Jawaban dari Pimpinan DPRD Bone
Berkeliaran di Paccing, ODGJ Asal Bainang Akhirnya Dipindah, Warga Paccing Pernah Rugi Bahkan Masuk Sel
Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:13 WITA

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:16 WITA

Gubernur Sulsel Groundbreaking Rumah Layak Huni di Takalar, 40 Unit Siap Dibangun

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:43 WITA

TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:34 WITA

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:53 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Terduga pelaku saat diamanakan polisi.

Hukrim

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Senin, 22 Jun 2026 - 13:13 WITA