Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Lapangan Merdeka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Terduga pelaku yang diamankan berinisial FJ (21), warga Desa Kahoa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka. Ia ditangkap personel Unit Resmob Satreskrim Polres Bone pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 Wita.

Penangkapan tersebut dipimpin Kanit Resmob Satreskrim Polres Bone Aiptu Tahir, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan terkait laporan dugaan penganiayaan secara bersama-sama.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/421/VII/2026/SPKT/RES BONE/POLDA SULAWESI SELATAN.

Peristiwa penganiayaan terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 01.00 Wita, di Lapangan Merdeka, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Baca Juga:  6 Destinasi Wisata Favorit di Bone Yang Menarik Dikunjungi Pasca Lebaran

Korban sekaligus pelapor diketahui berinisial MF (23), seorang anggota Polri yang berdomisili di Desa Tanah Batue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.

Berdasarkan laporan polisi, kejadian bermula ketika korban bersama rekannya sedang duduk dan nongkrong di Lapangan Merdeka sembari memesan makanan.

Saat itu, salah seorang terduga pelaku disebut memukul tangan teman korban ketika sedang makan. Peristiwa tersebut kemudian memicu pertengkaran mulut.

Korban yang melihat perselisihan tersebut kemudian berdiri dan berusaha melerai. Namun, menurut laporan, korban justru diduga menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama.

Korban disebut dipukul dan ditendang berulang kali hingga mengalami sejumlah luka, di antaranya bengkak pada bagian wajah sebelah kiri, memar pada tangan sebelah kanan, serta luka bengkak di bagian kepala.

Baca Juga:  Begini Motif Pembunuhan Pemuda di Bone

Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan melaporkannya ke Polres Bone untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Unit Resmob Satreskrim Polres Bone akhirnya berhasil mengamankan FJ di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, pada Minggu malam.

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku disebut mengakui keterlibatannya dalam dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Li membenarkan adanya pengungkapan dan penangkapan tersebut.

Menurut Alvin, penangkapan dilakukan setelah Unit Resmob melakukan serangkaian penyelidikan terhadap laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di Lapangan Merdeka beberapa waktu lalu.

“Terduga pelaku telah diamankan dan saat ini dibawa ke Polres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Alvin.

Baca Juga:  Panwaslu Sibulue Lakukan Pembekalan Kepada PTPS

Ia menegaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi penganiayaan.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Kami akan mendalami seluruh rangkaian kejadian serta keterlibatan masing-masing pihak,” jelasnya.

Setelah diamankan, terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone telah mengamankan enam terduga pelaku, masing-masing berinisial, FDL (20), SKR (23), ALW (25), FTR (20), RDW (22), dan EC (23)

Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta dalam perkara tersebut sebelum proses hukum dilanjutkan ke tahap berikutnya. (*)

Berita Terkait

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina
Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat
Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit
Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu
Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Ngopi Bareng dengan Forbes, Kasat Reskrim Bincang Bincang Soal Batas Tindakan Warga dalam Kasus Narkoba
Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa Raih Panen 5 Ton per Hektare
Gubernur Andi Sudirman Tinjau Ruas Paleteang-Malimpung hingga Batas Enrekang Sudah Mulus

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:26 WITA

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina

Selasa, 8 September 2026 - 17:25 WITA

Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:16 WITA

Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit

Kamis, 3 September 2026 - 20:55 WITA

Satu Sachet Membuka Tabir, Satres Narkoba Bone Temukan 64 Saset Sabu

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WITA

Wabup Selle Hadiri Musda Dekopinda, Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terbaru