Home / Bone / News

Demo Tolak Kenaikan PBB-P2. Mahasiswa Bentrok dengan Aparat Keamanan

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (14/8/2025), berlangsung ricuh. Massa yang menolak kebijakan kenaikan pajak daerah itu terlibat bentrok berulang kali dengan aparat Satpol PP dan kepolisian.

Sejak siang, mahasiswa menggelar orasi di depan kantor Bupati Bone, menuntut pemerintah daerah mencabut rencana kenaikan pajak yang dinilai memberatkan masyarakat. Suasana awalnya berlangsung tegang namun terkendali, hingga massa mulai emosi dan terjadi aksi saling dorong dengan aparat keamanan lantaran Bupati dan Wakil Bupati tak hadir menerima para demonstran.

Baca Juga:  Pam Unras, Yon C Pelopor Gunakan Waktu Istirahat Untuk Berkarya

Dari hasil pantauan di lokasi, aparat keamanan yang berjaga mencoba menghalau massa. Saling dorong pun tak terhindarkan, bahkan beberapa kali terjadi lemparan botol air mineral ke arah aparat. Polisi terpaksa membentuk barikade rapat untuk mengamankan jalannya aksi.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Tapi pemerintah daerah justru dengan sengaja membenturkan kami dengan aparat pengamanan,”Kata salah satu orator Rafly

Baca Juga:  Tiga Mobil Jatuh ke Sungai Akibat Longsor, Excavator Dikerahkan

Ketegangan sempat mereda setelah perwakilan mahasiswa diterima untuk berdialog dengan pihak pemerintah daerah yang diwakili oleh Kadis Kominfo, Kadis BMCKTR, Kasatpol PP. Namun, tak lama kemudian kericuhan kembali pecah saat massa menilai bahwa pejabat yang diutus menerima aspirasi juga tak mampu mengambil kebijakan, sehingga massa meminta Bupati dan Wakil Bupati dihadirkan untuk menemui massa.

Baca Juga:  15 Orang Incar Kursi Dewas dan Direksi PDAM Wae Manurung

Hingga sore hari, Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sejumlah aliansi mahasiswa ini masih berlangsung, rencananya ketika Bupati dan Wakil Bupati Bone tak hadir, maka massa tetap akan menunggu hingga malam hari, selain itu terlihat aparat masih berjaga ketat di sekitar kantor Bupati Bone, sementara massa berjanji akan kembali menggelar aksi dengan jumlah lebih besar jika tuntutan mereka tak dipenuhi. (*)

Berita Terkait

Dominasi Tiga Kategori, Athar Al Gifary Bersinar di AMS Racing Bhayangkara Cup III Soppeng
Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas
Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi
Antrean BBM Kembali Mengular di SPBU Camming Bone, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang
Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar
Bunda PAUD Sulsel Perkuat Kompetensi Guru, Transisi PAUD ke SD Harus Menyenangkan
AMS : Bhayangkara Cup III Bukan Sekedar Ajang Balap, Ekonomi Soppeng Ikut Bergerak
Tiga Pembalap Nasional Garuk Tanah Sirkuit Larakkiang, Sesi Latihan Jadi Magnet Perhatian Warga Soppeng

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:43 WITA

Dominasi Tiga Kategori, Athar Al Gifary Bersinar di AMS Racing Bhayangkara Cup III Soppeng

Minggu, 1 November 2026 - 16:11 WITA

Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas

Minggu, 1 November 2026 - 13:24 WITA

Resmi Dilantik, DPP KEPMI Bone di Bawah Kepemimpinan Muh. Khaidir Siapkan Transformasi Organisasi

Minggu, 1 November 2026 - 10:25 WITA

Antrean BBM Kembali Mengular di SPBU Camming Bone, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:37 WITA

Anak Diduga Curi Motor Ibu Kandung di Bone, Kendaraan Digadaikan untuk Biayai Pacar

Berita Terbaru