JICA dan Pemprov Sulsel Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,BONEKU.COM,– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, memimpin rapat bersama Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Sulsel dengan dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA) di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Kamis, 21 Agustus 2025.

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis memperkuat penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Selatan dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan, mulai dari desa, kabupaten, hingga provinsi.

Tenaga Ahli JICA, Shintani Naoyuki, menegaskan pentingnya verifikasi data rumah tangga miskin agar program pemerintah lebih tepat sasaran.

“Kebijakan yang baik harus didukung oleh data yang akurat. Dengan verifikasi yang kuat, maka tindakan di level desa, kabupaten, dan provinsi akan lebih efektif,” jelas Shintani.

Baca Juga:  Peringati Hari Anti Korupsi 2024, Danny Pomanto Soroti Pentingnya Kejujuran dan Transparansi

Dalam pandangannya, program pelatihan keterampilan masyarakat miskin sebaiknya direncanakan di tingkat desa dengan memanfaatkan dana desa, sementara kabupaten dan provinsi memberikan dukungan tambahan sesuai kewenangan.

“Bantuan harus lebih konkret, bukan sekadar uang tunai, tetapi diarahkan untuk mendukung sektor yang bisa mengangkat ekonomi keluarga miskin,” tambahnya.

Wakil Gubernur Sulsel menyambut baik masukan tersebut dan menegaskan komitmen Pemprov Sulsel memperkuat kerja sama dengan JICA.

“Pengentasan kemiskinan tidak bisa berjalan sendiri. Butuh data yang akurat, koordinasi yang baik, dan sinergi lintas sektor agar program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Fatmawati.

Baca Juga:  PTDH 2 Guru, Prof Yusril : Gubernur Sulsel Tidak Salah

Ia menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi (Monev) dalam setiap program agar anggaran yang dibelanjakan efektif.

“Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan untuk penanggulangan kemiskinan benar-benar dirasakan manfaatnya. Monitoring dan evaluasi menjadi instrumen penting agar masyarakat betul-betul keluar dari jerat kemiskinan,” tegasnya.

Sejak awal 2000-an, JICA menempatkan tenaga ahli di Sulsel untuk mendampingi pembangunan di 24 kabupaten/kota. Dukungan JICA mencakup penguatan ketahanan ekonomi, pengembangan wilayah, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur konektivitas, hingga adaptasi terhadap bencana dan perubahan iklim.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Siapkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Kebakaran Sorowako

Hingga 2025, angka kemiskinan di Sulsel masih tercatat 8,6% atau sekitar 780 ribu jiwa, lebih tinggi dari rata-rata nasional 8,1%. Konsentrasi terbesar berada di pedesaan, sehingga dibutuhkan strategi terintegrasi untuk menekan jumlah penduduk miskin.

Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi nyata antar level pemerintahan dan mitra pembangunan internasional.

“Harapan kita, kerja sama ini menghasilkan perubahan nyata di lapangan, bukan sekadar rencana di atas kertas. Dengan sinergi desa, kabupaten, provinsi, dan mitra internasional seperti JICA, kita optimistis Sulsel bisa menurunkan angka kemiskinan lebih cepat,” pungkas Fatmawati. (*)

Berita Terkait

Setelah Pemeriksaan Ketat, Identitas Florencia Lolita Wibisono Akhirnya Dipastikan
Gubernur Sulsel Resmikan Rehab 136 Sekolah, Program Terbesar Sarana Pendidikan di Sulsel
Medan Ekstrem dan Jurang Curam Tak Hentikan Tim SAR Evakuasi Korban ATR 42-500
Gubernur Sulsel Telah Alokasikan Rp2,5 Miliar Anggaran Operasional Pencarian ATR42-500
Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500
Terjepit di Tebing Tegak Lurus, 1 Korban Pesawat ATR Ditemukan Tim SAR
Cuaca Ekstrem dan Medan Terjal, Tim SAR Temukan Badan Pesawat ATR di Bulusaraung
ATR 42-500 Hilang Kontak, Gubernur Sulsel: Kita Kerahkan Tim Gabungan untuk Pencarian

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:07 WITA

Setelah Pemeriksaan Ketat, Identitas Florencia Lolita Wibisono Akhirnya Dipastikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:22 WITA

Gubernur Sulsel Resmikan Rehab 136 Sekolah, Program Terbesar Sarana Pendidikan di Sulsel

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WITA

Medan Ekstrem dan Jurang Curam Tak Hentikan Tim SAR Evakuasi Korban ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WITA

Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:17 WITA

Terjepit di Tebing Tegak Lurus, 1 Korban Pesawat ATR Ditemukan Tim SAR

Berita Terbaru