Jalan Sempit dan Gelap, Mobil Masuk Selokan di Kota Watampone

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Sebuah mobil terperosok ke dalam selokan di salah satu ruas jalan sempit di wilayah Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (23/12/2025) malam sekitar pukul 19.30 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi di jalur penghubung dari Jalan Samballoge menuju Jalan KH Adam, tepatnya di samping AJENG CELL BRI Link. Mobil berwarna putih itu tampak miring dengan sebagian badan kendaraan masuk ke dalam selokan yang cukup dalam, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Sejumlah warga terlihat berkerumun di lokasi kejadian untuk menyaksikan proses evakuasi kendaraan. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga:  1 Ball Sabu Diamankan Polisi Dari Tangan Pemuda 24 Tahun

Menurut keterangan warga, kondisi jalan di lokasi kejadian tergolong sempit dan menurun. Situasi menjadi semakin berbahaya ketika kendaraan dari arah Jalan Samballoge berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, karena jarak antar kendaraan sangat terbatas.

Kondisi ini diperparah dengan minimnya penerangan jalan pada malam hari. Hal tersebut membuat pengendara kesulitan melihat kondisi sekitar, termasuk keberadaan selokan yang berada tepat di sisi jalan.

Baca Juga:  Basarnas Evakuasi 15 Korban Kapal Mati Mesin di Perairan Teluk Bone

“Jalannya sempit dan menurun. Kalau kendaraan saling berpapasan, apalagi malam hari karena gelap, sangat rawan. Tadi mobil datang dari arah Jalan Samballoge dan bertemu motor dari arah berlawanan. Pengemudi kaget melihat selokan yang curam, akhirnya kehilangan kendali,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga juga menyebutkan bahwa di jalur tersebut tidak terdapat rambu lalu lintas, seperti rambu satu arah, larangan masuk, maupun pembatas jalan di sisi selokan. Kondisi itu dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara yang belum terbiasa melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Selfi Bakal Hibur Ribuan Petani diacara Jambore Petani di Bone

“Di sini sudah sering terjadi kecelakaan. Bahkan sebelumnya pernah ada korban meninggal dunia,” ungkap warga lainnya.

Atas kejadian tersebut, warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan penataan lalu lintas, pemasangan rambu satu arah atau larangan masuk, penambahan penerangan jalan, serta pemasangan pembatas di sisi selokan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. (*)

Berita Terkait

Wakapolres Bone Lepas Tim E-Sport, Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disahkan, Bupati Bone Apresiasi DPRD
Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Sawah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Granat Nanas dan 20 Butir Amunisi Ditemukan di Rumah Warga Bone, Tim Jibom Brimob Polda Sulsel Lakukan Evakuasi
Pesta Miras Berujung Tragedi, Remaja 20 Tahun Tewas Ditikam Kerabat Sendiri
Tinjau Puskesmas, Bupati Bone Tekankan Edukasi Gizi Hinga Desa
Sempat Viral Diduga Intimidasi Jurnalis, Pria yang Disebut Pengedar Narkoba Diamankan Satresnarkoba
Warga Bone yang Hanyut di Sungai Libureng Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:27 WITA

Wakapolres Bone Lepas Tim E-Sport, Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:37 WITA

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Resmi Disahkan, Bupati Bone Apresiasi DPRD

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:40 WITA

Pria Ditemukan Meninggal di Pinggir Sawah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:03 WITA

Granat Nanas dan 20 Butir Amunisi Ditemukan di Rumah Warga Bone, Tim Jibom Brimob Polda Sulsel Lakukan Evakuasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:29 WITA

Pesta Miras Berujung Tragedi, Remaja 20 Tahun Tewas Ditikam Kerabat Sendiri

Berita Terbaru