Anggaran Makan Warga Binaan Rutan Sengkang Disorot, DPRD Wajo Siap Turun Tangan

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM,– Anggaran konsumsi makanan bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sengkang, Kabupaten Wajo, menuai sorotan publik. Kualitas dan kuantitas makanan yang diterima sekitar 300 hingga 400 warga binaan diduga tidak sebanding dengan anggaran yang disebut mencapai kurang lebih Rp20 ribu per orang per hari.

Sorotan tersebut mencuat setelah beredar dugaan adanya pengelolaan anggaran konsumsi yang tidak transparan. Sejumlah warga binaan dan warga sekitar, yang enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan bahwa pengelolaan anggaran makan warga binaan diduga berada langsung di bawah kendali Kepala Rutan Sengkang melalui kerja sama dengan pihak penyedia tertentu.

Baca Juga:  Hari Jadi Wajo ke-627, Ini Pesan Penting Bupati Soal Efisiensi Anggaran

“Dari informasi yang kami terima, pengelolaan anggaran makan itu diketahui berada di bawah kendali Kepala Rutan,” ujar salah satu sumber kepada awak media, Sabtu (3/1/2026).

Menurut sumber tersebut, menu makanan yang disajikan dinilai tidak layak dan jumlahnya minim, sehingga menimbulkan keluhan dari para warga binaan. Kondisi ini dinilai memprihatinkan mengingat anggaran yang dialokasikan seharusnya mampu memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi.

Baca Juga:  Dalam Rangka HUT YKB ke-44, Polres Wajo dan Yayasan Kemala Bhayangkari Gelar Pasar Murah

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rutan Sengkang belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, meski upaya konfirmasi telah dilakukan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Wajo, Amshar Andi Timbang, menanggapi serius informasi yang beredar. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke Rutan Sengkang untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

“Kami akan turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan,” tegas Amshar.

Baca Juga:  Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi

DPRD Wajo berharap pihak terkait dapat bersikap terbuka dan kooperatif, guna menjamin hak-hak warga binaan terpenuhi serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara. (*)

Berita Terkait

Ngobrol Santai dengan Awak Media, Mulyadi Jelaskan Tujuan Forum Edukasi Hak Debitur
Olahraga Padel Resmi Hadir di Wajo, Turnamen Perdana Disiapkan November 2026
Sopir Travel Ditangkap, Misteri Hilangnya Paramitha Warga Wajo Selama Dua Tahun Mulai Terungkap
Kurangi Sampah ke TPA, DLH Wajo Terapkan Biopori dan Pemilahan Botol Plastik di Kantor
Warga Daraga Gelar Aksi Damai di PN Sengkang, Minta Hakim Putuskan Perkara Berdasarkan Fakta Sidang
Gerakan Bersih Dimulai dari Kelurahan, Seluruh Lurah di Kecamatan Tempe Teken Komitmen
Bangkit, Pulih, dan Berdaya! Rutan Sengkang Perkuat Mental Warga Binaan Bersama TDA Wajo
Konsolidasi Hingga Akar Rumput, PSI Wajo Bentuk Kepengurusan DPRt di Lapongkoda

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:50 WITA

Ngobrol Santai dengan Awak Media, Mulyadi Jelaskan Tujuan Forum Edukasi Hak Debitur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:14 WITA

Olahraga Padel Resmi Hadir di Wajo, Turnamen Perdana Disiapkan November 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Sopir Travel Ditangkap, Misteri Hilangnya Paramitha Warga Wajo Selama Dua Tahun Mulai Terungkap

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Kurangi Sampah ke TPA, DLH Wajo Terapkan Biopori dan Pemilahan Botol Plastik di Kantor

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:32 WITA

Warga Daraga Gelar Aksi Damai di PN Sengkang, Minta Hakim Putuskan Perkara Berdasarkan Fakta Sidang

Berita Terbaru