Anggaran Makan Warga Binaan Rutan Sengkang Disorot, DPRD Wajo Siap Turun Tangan

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM,– Anggaran konsumsi makanan bagi warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sengkang, Kabupaten Wajo, menuai sorotan publik. Kualitas dan kuantitas makanan yang diterima sekitar 300 hingga 400 warga binaan diduga tidak sebanding dengan anggaran yang disebut mencapai kurang lebih Rp20 ribu per orang per hari.

Sorotan tersebut mencuat setelah beredar dugaan adanya pengelolaan anggaran konsumsi yang tidak transparan. Sejumlah warga binaan dan warga sekitar, yang enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan bahwa pengelolaan anggaran makan warga binaan diduga berada langsung di bawah kendali Kepala Rutan Sengkang melalui kerja sama dengan pihak penyedia tertentu.

Baca Juga:  DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU

“Dari informasi yang kami terima, pengelolaan anggaran makan itu diketahui berada di bawah kendali Kepala Rutan,” ujar salah satu sumber kepada awak media, Sabtu (3/1/2026).

Menurut sumber tersebut, menu makanan yang disajikan dinilai tidak layak dan jumlahnya minim, sehingga menimbulkan keluhan dari para warga binaan. Kondisi ini dinilai memprihatinkan mengingat anggaran yang dialokasikan seharusnya mampu memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi.

Baca Juga:  Diduga Jadi Tempat Penampungan Solar Subsidi, Lokasi di Takkalalla Wajo Disorot

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Rutan Sengkang belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut, meski upaya konfirmasi telah dilakukan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Wajo, Amshar Andi Timbang, menanggapi serius informasi yang beredar. Ia menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke Rutan Sengkang untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

“Kami akan turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan,” tegas Amshar.

Baca Juga:  Bangkit, Pulih, dan Berdaya! Rutan Sengkang Perkuat Mental Warga Binaan Bersama TDA Wajo

DPRD Wajo berharap pihak terkait dapat bersikap terbuka dan kooperatif, guna menjamin hak-hak warga binaan terpenuhi serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara. (*)

Berita Terkait

Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil
Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026
HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek
Bisnis Rokok Ilegal Subur di Wajo, SMSI Desak Razia Gabungan
Edukasi Kebencanaan di Wajo, Masyarakat Diajak Pahami Langkah Aman Saat Gempa
Atasi Persoalan Sampah, DLH Wajo Gaungkan Gerakan Pilah, Olah dan Tanami Pekarangan
Baso Ahmad Fahmi Persembahkan Prestasi Gemilang, MTs As’adiyah No. 34 Doping Juara 1 OMI Kabupaten Wajo
RPK Wajo Sentuh 58 Outlet Aktif, Bulog Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:35 WITA

HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Bisnis Rokok Ilegal Subur di Wajo, SMSI Desak Razia Gabungan

Kamis, 24 September 2026 - 12:43 WITA

Edukasi Kebencanaan di Wajo, Masyarakat Diajak Pahami Langkah Aman Saat Gempa

Selasa, 22 September 2026 - 13:34 WITA

Atasi Persoalan Sampah, DLH Wajo Gaungkan Gerakan Pilah, Olah dan Tanami Pekarangan

Berita Terbaru