Kelangkaan Gas Subsidi Resahkan Warga Bone, Pemerintah Diminta Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) dalam beberapa pekan terakhir mulai meresahkan warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kondisi ini paling dirasakan oleh kalangan ibu rumah tangga atau emak-emak yang bergantung pada elpiji subsidi tersebut untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Di sejumlah pangkalan dan warung pengecer, tabung elpiji 3 kg sulit ditemukan. Kalaupun tersedia, jumlahnya terbatas dan cepat habis. Situasi ini memicu kepanikan warga, terutama menjelang jam-jam memasak, sehingga tak sedikit yang harus berkeliling dari satu tempat ke tempat lain demi mendapatkan gas.

Baca Juga:  Bawaslu Bone Gelar Ngabuburit Pengawasan

“Sudah beberapa hari kami susah sekali dapat gas. Kalau datang terlambat sedikit, sudah habis. Mau masak jadi terhambat,” keluh Rina salah seorang warga Bone, Rabu, 21/1/2026.

Kelangkaan ini juga memunculkan dugaan adanya distribusi yang tidak merata hingga potensi penimbunan. Warga pun berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan, baik di tingkat agen maupun pangkalan.

Baca Juga:  Respon Laporan Warga, Lurah Panyula Pastikan Remaja 14 Tahun di Wilayahnya Bukan ODGJ

Selain memastikan kelancaran distribusi, masyarakat juga meminta pengawasan harga agar elpiji subsidi 3 kg tidak dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Pasalnya, di tengah kelangkaan, sebagian warga mengaku harus membeli dengan harga lebih mahal dari biasanya.

“Kami berharap pemerintah betul-betul mengawasi. Jangan sampai gas yang seharusnya untuk masyarakat kecil justru disalahgunakan,” ungkap warga lainnya.

Baca Juga:  BerAmal Cup 1 Pecah! 43 Kabupaten/Kota dari 13 Provinsi Berebut Hadiah Rp300 Juta di Bone

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan elpiji 3 kg di Kabupaten Bone. Warga berharap dalam waktu dekat pasokan kembali normal sehingga aktivitas rumah tangga dapat berjalan tanpa hambatan.

Pemerintah daerah diharapkan segera berkoordinasi dengan Pertamina dan para distributor untuk memastikan distribusi elpiji subsidi tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone
Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta
Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan
Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.
Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah
Diduga Dipicu Keributan di Penginapan, Pria di Bone Dikejar hingga Depan Kantor DPRD
Ribuan Peserta Padati Jalan Sehat Anti Mager di Sorowako, Gubernur dan Wagub Sulsel Turut Hadir
Bupati Bone Dorong Perusda Ellung Mangenre Garap Potensi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan untuk Dongkrak PAD

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31 WITA

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:12 WITA

Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:53 WITA

Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:03 WITA

Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah

Berita Terbaru