Konflik Lahan Berujung Maut, Dua Insiden Penganiayaan Berat Terjadi di Libureng Bone

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua terduga pelaku saat diamankan di Mapolres Bone, kamis malam, 29 Januari 2026.

Kedua terduga pelaku saat diamankan di Mapolres Bone, kamis malam, 29 Januari 2026.

BONE.BONEKU.COM,– Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mencekam. Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua insiden penganiayaan berat menggunakan senjata tajam mengguncang wilayah ini pada Kamis, 29 Januari 2026. Dua korban terkapar bersimbah darah dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius.

Insiden pertama terjadi di Desa Wanuawaru. Seorang warga menjadi korban penganiayaan brutal menggunakan senjata tajam jenis parang. Akibat tebasan tersebut, korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Tenriawaru Bone untuk mendapatkan perawatan intensif.

Korban diketahui bernama Suradi (27), sementara terduga pelaku berinisial RA (61). Keduanya merupakan warga Desa Wanuawaru, Kecamatan Libureng.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa hingga kini korban masih menjalani perawatan medis akibat luka terbuka di bagian pinggang belakang.

Baca Juga:  Polsek Ajangale Turun Tangan Mediasi Kasus Bullying Pelajar yang Viral

“Korban mengalami luka terbuka di bagian pinggang belakang dengan panjang sekitar tujuh sentimeter dan lebar tiga sentimeter. Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” ujar AKP Alvin, Jumat (30/1/2026).

Menurut keterangan awal kepolisian, peristiwa berdarah itu dipicu oleh perselisihan sengketa tanah antara korban dan pelaku. Ketegangan yang telah berlangsung lama memuncak saat keduanya bertemu dan berujung pada aksi kekerasan.

Ditempat yang berbeda namun masih berada di Kecamatan Libureng, insiden serupa kembali terjadi, teatnya di Dusun Lonrae, Kelurahan Tanabatue, Kecamatan Libureng. Dua orang petani terlibat pertikaian menggunakan senjata tajam, hingga salah satunya kembali harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga:  4 Pelaku Narkoba Diringkus Polisi, 1 Masih Dalam Pengejaran

Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Akbar (50), sementara terduga pelaku berinisial KT (60). Keduanya juga merupakan petani dan tinggal di wilayah yang sama.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pertikaian bermula dari perselisihan soal pagar pembatas tanah atau jalan tani. Saat kejadian, pelaku diduga dalam kondisi mabuk dan emosinya tidak terkendali.

“Pelaku tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban ditebas dua kali di bagian kepala, satu kali di paha kiri, dan satu kali di betis kiri. Akibatnya, korban mengalami luka terbuka dan sempat tidak sadarkan diri,” ungkap Iptu Rayendra.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Amankan Pelaku Freestyle, Motornya Dipastikan Lebaran di Polres Bone

Korban sempat mendapatkan pertolongan di Puskesmas Tanabatue sebelum akhirnya dirujuk ke RS Tenriawaru Bone karena kondisi luka yang cukup serius.

Usai menerima laporan, Unit Resmob Satreskrim Polres Bone bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hanya berselang beberapa jam, tepatnya sekitar pukul 19.30 WITA, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti di Dusun Lonrae, Kelurahan Tanabatue.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Penganiayaan dilakukan akibat perselisihan yang berujung pada tindakan kekerasan,” tambah Rayendra.

Saat ini, seluruh terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Bone. Polisi masih melakukan pendalaman untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap selanjutnya. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Dipicu Cemburu Buta, Seorang Pria Diduga Aniaya Kekasih di Kamar Kost
Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Pencuri Brankas Milik Youtuber Bone Wa Nimbang Ditangkap, Polisi Kembangkan Kasus di Puluhan TKP
Polisi Gagalkan Tawuran Berdarah di Bone, 33 Remaja Diamankan dan 6 Sajam Disita
Terekam CCTV, Pria Pengangguran di Lappariaja Ditangkap Polisi Usai Bobol Kios dan Gasak Uang

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:16 WITA

Dipicu Cemburu Buta, Seorang Pria Diduga Aniaya Kekasih di Kamar Kost

Senin, 22 Juni 2026 - 13:13 WITA

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pembobol Brankas Youtuber Bone Ditangkap, Polisi Ungkap 33 TKP Pencurian di Sulsel

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WITA

Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

Berita Terbaru