Tekan Lonjakan Harga, Pemkab Bone Bentuk Kios Pangan di Tiap Kecamatan

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menginstruksikan pembentukan Kios Pangan Tripika hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan masyarakat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan, periode yang biasanya diwarnai peningkatan permintaan dan fluktuasi harga.

Dalam instruksinya, Bupati meminta agar setiap kios dilengkapi booth atau gerai yang menyediakan komoditas utama seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta bahan pangan penting lainnya.

Baca Juga:  Menjelang Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Bawaslu Perketat Pengawasan

“Minimal ada beras SPHP, gula, dan minyak dari Bulog,” tegas Andi Asman Sulaiman, Kamis (19/2/2026).

Seluruh bahan pangan tersebut akan dititipkan dan dikelola secara bergantian oleh staf yang ditunjuk, bekerja sama dengan Perum Bulog dan pemerintah daerah. Skema ini diharapkan mampu memperkuat distribusi serta memastikan stok tetap tersedia di tingkat bawah.

Tak hanya komoditas utama, Pemkab Bone juga mendorong penyediaan kebutuhan lain seperti bawang merah dan bahan pokok tambahan sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan masing-masing kios.

Baca Juga:  Program Makanan Bergizi Gratis, Bupati Bone Siapkan Kebun MBG di 27 Kecamatan

Menurut Andi Asman, kehadiran Kios Pangan Tripika menjadi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus menekan potensi lonjakan harga.

“Langkah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses bahan pokok selama Ramadan serta menekan kenaikan harga,” ujarnya.

Kios Pangan Tripika direncanakan hadir di setiap induk kecamatan dan masing-masing kelurahan. Bahkan, pemerintah daerah mendorong agar minimal satu kelurahan memiliki dua titik kios yang dilengkapi teras dan meja pelayanan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat berbelanja.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dalam jumlah cukup dan harga yang lebih rendah dibandingkan pasar pada umumnya.

Baca Juga:  Bupati Serahkan Bantuan 54 Traktor ke Petani di Bone

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar stabilitas harga bahan pokok tetap terkendali dan berpihak kepada masyarakat.

Melalui pembentukan Kios Pangan Tripika hingga tingkat desa dan kelurahan, Pemkab Bone menegaskan komitmennya untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan Ramadan berjalan dengan aman, nyaman, dan kebutuhan pokok tetap terjangkau. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi
Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum
Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu
Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WITA

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WITA

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WITA

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek

Berita Terbaru

News

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 Apr 2026 - 18:22 WITA