Dari Tellulimpoe, Fatmawati Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,–  Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tenun emas di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untuk naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas.

Dorongan tersebut disampaikan saat Fatmawati mengunjungi langsung pengrajin tenun emas di Kecamatan Tellulimpoe, Selasa (7/4/2026), dalam rangka pembinaan dan monitoring pelaku UMKM di daerah.

Dalam kunjungan itu, Fatmawati didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, serta meninjau proses produksi tenun tradisional yang menjadi salah satu produk unggulan daerah.

Salah satu pengrajin yang dikunjungi adalah Mannia Parenta (68), yang telah puluhan tahun menekuni kerajinan tenun emas. Di rumah sederhananya, Mannia tetap mempertahankan tradisi menenun secara manual dengan ketekunan tinggi.

Baca Juga:  Usai Pilkada, Pemerintah Kecamatan Bontoala Ajak Warga Kembali Bersatu

Ia mengungkapkan, satu lembar kain tenun dapat dikerjakan hingga dua bulan, tergantung tingkat kerumitan motif. Bahan baku benang diperoleh dari Makassar, sementara motif kini banyak terinspirasi dari tren yang berkembang di media sosial.

“Lewat Facebook. Macam-macam (harganya), ada yang Rp4 juta sampai Rp5 juta, tergantung tingkat kerumitan,” kata Mannia.

Mannia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap para pengrajin lokal. Kunjungan tersebut, menurut dia, menjadi motivasi untuk terus mempertahankan usaha sekaligus mengembangkannya.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Wakil Gubernur. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menenun dan mengembangkan usaha ini ke depan,” ujarnya.

Baca Juga:  Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan

Ia berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, terutama dalam akses pemasaran, permodalan, serta penguatan kapasitas usaha berbasis digital.

Menanggapi hal itu, Fatmawati menilai tenun emas Sidrap memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai produk ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Kita ingin UMKM lokal seperti tenun emas ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, karena kualitas dan nilai budayanya sangat kuat,” kata Fatmawati.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga terus mendorong program pembinaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses permodalan, serta perluasan pasar berbasis digital.

Baca Juga:  Disnaker Makassar Tunggu Juknis dan Permenaker, Soal Kenaikan UMP

Menurut dia, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tenun emas menjadi salah satu produk unggulan UMKM Sidrap yang terus dikembangkan untuk mendukung ekonomi kreatif daerah.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah dan daya saing, baik di pasar nasional maupun global.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulsel dalam mendorong UMKM naik kelas sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal di tengah arus modernisasi. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3
Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026
Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun
Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional
Dulu Rusak, Kini Mulai Tertangani: Progres Jalan Strategis Sulsel Terus Berjalan Lewat MYP
BKAD Sulsel Bantah Isu Utang Rp705 Miliar, Sebut Informasi yang Beredar Hoaks
Terkait Isu Kepala Sekolah Mundur, Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Dilakukan untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WITA

Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WITA

Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun

Senin, 8 Juni 2026 - 23:16 WITA

Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Berita Terbaru