Mencegah Sejak Dini: SEHATI dan Upaya Membaca Risiko Remaja

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 19:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Program SEHATI (Sejahtera, Harmonis, Aman, Tentram, dan Penuh Kasih) yang diinisiasi TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan digelar di SMA Negeri 17 Makassar, dengan melibatkan sekitar 100 siswa perwakilan dari berbagai SMA/sederajat.

Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga dan perlindungan anak di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan sosial yang dihadapi remaja.

Kegiatan diawali dengan talkshow edukatif yang membahas sejumlah isu krusial, mulai dari keberanian untuk speak up terhadap kekerasan, pencegahan perkawinan anak beserta dampaknya terhadap kesehatan reproduksi, pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Peserta juga mendapatkan penguatan nilai melalui kajian keagamaan bertema keutuhan keluarga serta pentingnya menghindari perilaku berisiko sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Ceramah, Ini Pesan Hijrah Hati dari Tabligh Akbar TP PKK Sulsel, Sambut Ramadan

Kegiatan ini mengusung konsep fun learning yang interaktif, dilengkapi sesi parenting yang melibatkan orang tua, tenaga pendidik, guru Bimbingan Konseling (BK), serta anggota Pokja I TP PKK.

Program SEHATI bertujuan meningkatkan kesadaran bersama dalam mendeteksi secara dini perilaku berisiko pada anak, seperti pergaulan negatif, penyalahgunaan teknologi, hingga potensi gangguan kesehatan mental.

Seiring meningkatnya kompleksitas paparan risiko sosial pada remaja, pendekatan preventif berbasis edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis, dengan menempatkan keluarga dan sekolah sebagai aktor utama.

Melalui pendekatan edukatif dan komunikatif, peserta diajak memahami tanda-tanda awal perubahan perilaku serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara kolaboratif.

Baca Juga:  Rakor Bersama Fokorimda dan Kepala Daerah, Gubernur Andi Sudirman Galakkan Gerakan ASRI Setiap Jumat

Selain kegiatan tatap muka, program ini juga diikuti secara virtual oleh SMA, SMP, dan SLB se-Sulawesi Selatan, termasuk Pokja I TP PKK kabupaten/kota.

Model pembelajaran hybrid tersebut dinilai efektif dalam memperluas jangkauan edukasi secara merata hingga ke berbagai daerah.

Partisipasi lintas satuan pendidikan dan wilayah ini diharapkan memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Pokja 1 TP PKK Provinsi Sulsel, Melanie Simon Jufrie menegaskan bahwa keberhasilan Program SEHATI sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama orang tua dan tenaga pendidik sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter anak.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Warning PPPK, SK Keluar Bukan Berarti Bebas Bertingkah

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbentuk pemahaman yang sama tentang pentingnya deteksi dini serta penanganan yang tepat terhadap perilaku berisiko pada anak,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi, memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menerapkan nilai-nilai SEHATI di lingkungan masing-masing.

Program SEHATI direncanakan berlanjut di berbagai satuan pendidikan sebagai bagian dari gerakan bersama membangun generasi Sulawesi Selatan yang berkarakter, tangguh, dan berdaya saing.

Program ini juga diharapkan menjadi model edukasi preventif berbasis kolaborasi keluarga dan sekolah yang dapat direplikasi secara berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. (*)

Penulis : Amal

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Bupati Gowa Tersangka Korupsi, Andi Sudirman Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap Jalan
Gubernur Andi Sudirman Buka Full Ruas Jalan Aroepala, Akses Gowa-Makassar Kembali Lancar
Gubernur Andi Sudirman Pastikan Perubahan APBD 2026 Perkuat Fiskal dan Pelayanan Publik
Dampingi Mensos, Sekda Jufri Rahman Tinjau Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat
Bupati Gowa Tersangka, Wabup Diminta Jalankan Pemerintahan Sambil Tunggu Penetapan Plt
Harga Cabai Rawit di Makassar Capai Rp85.000, TPID Sulsel Pantau Pasokan dan Distribusi
Sekda Sulsel Resmikan Program Pelajar Menabung, Sasar 20 Sekolah di Makassar, Maros dan Gowa
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Panas di Sulsel, 7 Daerah Masuk Kategori Siaga

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:18 WITA

Bupati Gowa Tersangka Korupsi, Andi Sudirman Tegaskan Pelayanan Publik Harus Tetap Jalan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:14 WITA

Gubernur Andi Sudirman Pastikan Perubahan APBD 2026 Perkuat Fiskal dan Pelayanan Publik

Sabtu, 26 September 2026 - 16:41 WITA

Dampingi Mensos, Sekda Jufri Rahman Tinjau Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Wabup Diminta Jalankan Pemerintahan Sambil Tunggu Penetapan Plt

Jumat, 25 September 2026 - 15:22 WITA

Harga Cabai Rawit di Makassar Capai Rp85.000, TPID Sulsel Pantau Pasokan dan Distribusi

Berita Terbaru