BONE.BONEKU.COM,– Layanan penyeberangan Bajoe–Kolaka akan mengalami perubahan selama satu bulan ke depan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bajoe resmi menutup sementara dermaga Pelabuhan Bajoe mulai 1 Mei hingga 1 Juni 2026.
Keputusan tersebut diumumkan melalui kegiatan media gathering sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur pelabuhan. Penutupan dilakukan untuk mendukung perbaikan besar pada dermaga demi menjamin keselamatan penumpang serta kelancaran operasional kapal.
Selama masa penutupan, seluruh layanan penyeberangan dari Bajoe menuju Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk sementara dialihkan melalui jalur Pelabuhan Siwa–Kolaka.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bajoe, Hanum Sedayu, menjelaskan bahwa perbaikan dermaga merupakan langkah mendesak yang tidak dapat ditunda. Menurutnya, kondisi struktur dermaga yang telah berusia lebih dari dua dekade tidak lagi mampu menopang beban operasional yang terus meningkat.
“Perbaikan ini bukan sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak demi keselamatan pengguna jasa dan peningkatan kualitas layanan ke depan,” ujarnya.
Penutupan sementara ini diperkirakan berdampak pada distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Bone dan sekitarnya. Tidak hanya itu, ratusan warga yang selama ini menggantungkan penghasilan di kawasan pelabuhan juga ikut terdampak.
Sebagai langkah mitigasi, ASDP menyalurkan sekitar 500 paket sembako kepada buruh pelabuhan, sopir angkutan, pedagang asongan, dan masyarakat lain yang terdampak langsung.
Meski demikian, sebagian warga mengaku tetap harus mencari sumber penghasilan alternatif selama aktivitas pelabuhan dihentikan sementara.
“Kami berharap perbaikannya bisa cepat selesai supaya aktivitas kembali normal,” kata Fahri Rusli, salah satu warga.
Pihak ASDP mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan jadwal perjalanan serta mengikuti informasi resmi terkait pengalihan rute selama masa penutupan berlangsung. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi










