WAJO.BONEKU.COM,– Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua bocah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Walanae, Kelurahan Paddupa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Kedua korban diketahui bernama Fatir (10) dan Akbar (11). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam dan terbawa arus saat berenang di Sungai Walanae pada Kamis, 28 Mei 2026.
Komandan Tim Pos SAR Bone, Juni Arwan, yang memimpin operasi pencarian mengatakan, korban pertama bernama Akbar ditemukan sekitar 12 kilometer dari lokasi awal tenggelam. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
“Korban bernama Akbar ditemukan sekitar 12 kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Arwan.
Sementara itu, korban kedua bernama Fatir juga berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban Fatir juga sudah ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada keluarga,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian kedua korban bersama empat rekannya datang ke sungai untuk berenang. Namun, tidak lama kemudian keduanya berenang ke bagian tengah sungai dan diduga terseret arus yang cukup deras hingga tenggelam.
“Saat berada di tengah sungai, korban diduga terbawa arus deras. Teman-temannya sempat melihat korban hanyut sekitar 150 meter dari lokasi awal sebelum akhirnya hilang,” jelasnya.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup. Pihak Basarnas juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, di antaranya BPBD Wajo, SAR Brimob, TNI-Polri, Damkar, PMI, serta masyarakat yang turut membantu selama proses evakuasi berlangsung. (*)










