TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan membuka kegiatan Edukasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), Gerakan Stop Boros Pangan, serta Workshop Pemanfaatan Rumah Pangan dan Dapur B2SA yang diselenggarakan TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang diikuti TP PKK Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan ini dilaksanakan secara virtual, Rabu (17/6).

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sulawesi Selatan menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat dan berkualitas. Karena itu, kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen edukasi untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal, penerapan pola konsumsi B2SA, serta pengurangan pemborosan pangan di lingkungan keluarga.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

“Penerapan pola konsumsi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. Setiap keluarga dapat berkontribusi mulai dari memilih, mengolah, hingga memanfaatkan pangan secara bijak agar tidak terbuang sia-sia,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, sekaligus menekan food loss dan food waste. Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan Rumah Pangan dan Dapur B2SA sebagai sarana edukasi pemenuhan gizi keluarga berbasis pangan lokal.

Baca Juga:  Kabaintelkam Polri Kunjungi Kabupaten Yalimo, 1 SSK Brimob Polda Sulsel Siap Amankan PSU

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi sinergi yang terjalin bersama TP PKK dalam memperkuat edukasi pangan hingga tingkat keluarga. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkokoh ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal dan perubahan perilaku konsumsi yang lebih bijak.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan berharap seluruh kader PKK menjadi pelopor dalam mengampanyekan pola konsumsi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan di daerah masing-masing, sehingga mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan berketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Sulawesi Selatan. (*)

Berita Terkait

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat
Surat Permohonan RDPU WIB soal Pembahasan CSR Belum Ada Jawaban dari Pimpinan DPRD Bone
Berkeliaran di Paccing, ODGJ Asal Bainang Akhirnya Dipindah, Warga Paccing Pernah Rugi Bahkan Masuk Sel
Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah
Camat Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pesisir Kampung Bajo
Gubernur Sulsel Sambut 392 Jemaah Haji Kloter 21, Sampaikan Pesan Makna Haji Mabrur
Peduli Kesehatan Perempuan, TP PKK Sulsel Gelar Vaksinasi HPV Gratis di Makassar

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:43 WITA

TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:34 WITA

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:53 WITA

Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:31 WITA

Berkeliaran di Paccing, ODGJ Asal Bainang Akhirnya Dipindah, Warga Paccing Pernah Rugi Bahkan Masuk Sel

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:12 WITA

Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Bontonyeleng, Optimalkan Pengairan 1.200 Hektare Sawah

Berita Terbaru