Keliling Stan Penutupan 46 Tahun Dekranas, Fatmawati Rusdi Terkesan Produk Perajin Nusantara

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengapresiasi antusiasme peserta yang memeriahkan pameran 46 Tahun Dekranas di Trans Studio Mall Makassar. Menurutnya, kehadiran perajin dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota menjadi bukti bahwa industri kriya dan wastra nasional terus berkembang sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.

Fatmawati menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri penutupan Syukuran 46 Tahun Dekranas bertema Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia, yang secara resmi ditutup Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Minggu (12/7/2026).

Usai seremoni penutupan, Fatmawati bersama Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi dan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah berkeliling meninjau stan pameran. Mereka melihat langsung beragam produk kriya dan wastra unggulan, berdialog serta menyimak berbagai inovasi yang dikembangkan untuk meningkatkan daya saing industri kerajinan daerah.

Fatmawati mengaku terkesan dengan kualitas produk yang dipamerkan. Menurutnya, kreativitas menjadi modal penting agar produk kerajinan dan wastra Indonesia mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga:  Jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65, Andi Sudirman Tekankan Pentingnya Integritas dan Kemandirian

“Hari ini terakhir pameran, transaksi di booth saja besar. Kegiatan ini memiliki multiplier effect yang luar biasa dalam menggerakkan ekonomi kita. Hotel-hotel penuh, transportasi, kuliner, dan restoran ikut bergerak. Luar biasa kegiatan Dekranas ini,” ujar Fatmawati.

Ia menilai Sulawesi Selatan memiliki banyak produk unggulan yang layak dikenal lebih luas.

“Produknya bagus-bagus, desainnya juga unik-unik. Kita sebenarnya punya banyak produk. Memang perlu lebih dieksplor lagi,” katanya.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penyelenggaraan Dekranas tidak hanya menjadi ajang promosi kerajinan Nusantara, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat daya saing industri kerajinan nasional sekaligus memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.

Panitia melaporkan pameran diikuti peserta dari seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia yang mengisi 203 stan. Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari wastra, kriya, hingga produk berbasis kearifan lokal yang mengedepankan nilai budaya dan inovasi.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Sediakan Voucher Belanja Rp50.000 di Jalan Sehat Anti Mager, Kirab Pangan, Pasar Murah dan Job Fair

Hingga Sabtu (11/7/2026), jumlah pengunjung tercatat sekitar 180 ribu orang dengan nilai transaksi di area pameran mencapai Rp4,157 miliar. Berdasarkan estimasi panitia, total transaksi hingga penutupan (12/7/2026) diperkirakan menembus Rp5 miliar. Panitia juga memperkirakan penyelenggaraan 46 Tahun Dekranas di Sulawesi Selatan menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp100 miliar.

Penyelenggaraan 46 Tahun Dekranas di Makassar juga menjadi momentum untuk memperkuat citra Sulawesi Selatan sebagai daerah yang mampu menjadi tuan rumah kegiatan nasional berskala besar, sekaligus mempromosikan produk unggulan daerah serta sektor pariwisata.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah menilai pameran tersebut menjadi ruang bagi daerah untuk saling belajar sekaligus memperkenalkan identitas masing-masing melalui produk kerajinan.

“Produk dari berbagai macam daerah masing-masing ada ciri khasnya. Kita bisa saling sharing dan melihat produk mereka yang dibawa ke Sulawesi Selatan. Harapan kita ke depannya, semoga pengrajin kita di Sulawesi Selatan kualitasnya semakin meningkat,” ujarnya.

Selama lima hari penyelenggaraan, 8–12 Juli 2026, pameran tidak hanya menjadi etalase produk kerajinan Nusantara, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antardaerah untuk memperluas jejaring pemasaran, bertukar pengalaman, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi di sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Lepas 460 Pramuka Kontingen Sulsel ke World Muslim Scout Jamboree 2025

Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Elestianto Dardak mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah melalui promosi budaya dan produk unggulan.

“Momen ini kita manfaatkan untuk bisa saling mengenal budaya yang ada di Makassar dan seluruh peserta yang ada di sini bisa mengenal produk Jawa Timur. Harapannya kegiatan seperti ini selalu bisa menjadi wadah bagi para pengrajin untuk terus meningkatkan kualitasnya dari hari ke hari,” ujarnya.

Arumi juga mengungkapkan dirinya membeli baju bodo dari stan Kabupaten Wajo sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan wastra Sulawesi Selatan. Menurutnya, setiap daerah memiliki identitas budaya yang patut diperkenalkan kepada masyarakat luas, dan Dekranas menjadi ruang yang mempertemukan keberagaman tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam memajukan industri kerajinan. (*)

Berita Terkait

Hadiri Sulsel Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk UMKM Lokal Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Gubernur Andi Sudirman Buka Sulsel Expo & Culinary, Hadirkan Pasar Murah dan Tabligh Akbar
Ketua DWP Sulsel Sambangi Pelaku Usaha Perempuan di Sulsel Expo & Culinary, Borong Dagangan hingga Bagikan ke Warga
Belanja Rp100 Ribu Cukup Bayar Rp50 Ribu, Ini Program Pasar Murah Sulsel Expo 2026
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Sediakan Voucher Belanja Rp50.000 di Jalan Sehat Anti Mager, Kirab Pangan, Pasar Murah dan Job Fair
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Gubernur Andi Sudirman Telah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih untuk 4.936 KK di Makassar
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Lima Pulau Sulsel, BI Siapkan Rp25 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:13 WITA

Hadiri Sulsel Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk UMKM Lokal Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:56 WITA

Ketua DWP Sulsel Sambangi Pelaku Usaha Perempuan di Sulsel Expo & Culinary, Borong Dagangan hingga Bagikan ke Warga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:35 WITA

Belanja Rp100 Ribu Cukup Bayar Rp50 Ribu, Ini Program Pasar Murah Sulsel Expo 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Sediakan Voucher Belanja Rp50.000 di Jalan Sehat Anti Mager, Kirab Pangan, Pasar Murah dan Job Fair

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026

Berita Terbaru