Kepsek SMPN 5 Bone Buka Suara: Berada di Prancis untuk Diplomasi Budaya, Sekolah Tetap Dipantau

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Kepala SMP Negeri 5 Watampone, Reny Sulastri Nurdin, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya belum pernah menjalankan tugas di sekolah sejak dilantik, dan dikabarkan berada di Paris, Prancis. Menurutnya, keberangkatannya ke Prancis merupakan bagian dari tugas resmi dalam rangkaian kegiatan diplomasi budaya.

 

Direktur Teknis Delegasi Budaya Indonesia di Prancis, Muhammad Aulia Rakhmat, turut menyampaikan penjelasan resmi. “Sehubungan dengan kehadiran Reny Sulastri Nurdin dalam Delegasi Budaya Indonesia pada rangkaian kegiatan diplomasi budaya di Prancis tahun 2026, kami menyampaikan klarifikasi bahwa kehadiran yang bersangkutan merupakan bagian dari kebutuhan pelaksanaan program Diplomasi Budaya Indonesia, khususnya dalam mendukung pertunjukan Drama Tari I La Galigo serta pertunjukan tari tradisi Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaku Seni Di Bone Berduka...

 

Dijelaskan pula, dalam Drama Tari I La Galigo: Batara Guru – Jejak Langit di Bumi, Reny Sulastri Nurdin dipercaya memerankan tokoh We Nyiliq Timoq, salah satu karakter penting dalam struktur dramatik pertunjukan. Dengan demikian, kehadirannya merupakan bagian dari kebutuhan artistik dan komposisi pemain yang secara langsung terlibat dalam penyajian karya tersebut.

 

Menyambung penjelasan tersebut, Reny Sulastri Nurdin menegaskan “Dalam rangkaian kegiatan tersebut, saya berperan sebagai pemeran karakter We Nyiliq Timoq dalam Drama Tari I La Galigo: Batara Guru – Jejak Langit di Bumi. Setiap anggota delegasi dipilih berdasarkan kebutuhan produksi dan memiliki tanggung jawab masing-masing, baik dalam aspek artistik maupun pelaksanaan kegiatan selama rangkaian pertunjukan di Prancis.” tegasnya.

Baca Juga:  Dalam Sehari, 2 Musibah Kebakaran Terjadi di Bone

 

Kegiatan tersebut dikatakan membawa karya budaya Sulawesi Selatan ke sejumlah kota di Prancis dan mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

 

Terkait waktu pelantikan dan keberangkatannya, Reny menjelaskan. “Saat selesai dilantik, kami belum mengetahui penempatan sekolah mana, walaupun sudah ada beberapa informasi yang beredar. Surat Keputusan pun baru keluar saat saya sudah berada di Prancis. Terkait perizinan, semuanya sudah sesuai prosedur, mulai dari surat permintaan partisipasi dari pihak pengelola produksi, proses pembahasan dengan pimpinan, hingga terbitnya surat dinas luar yang saya peroleh melalui Dinas Pendidikan.” jelasnya.

 

Menanggapi tuduhan belum pernah masuk ke sekolah sejak dilantik, Reny membantah hal tersebut. “Saya ingin meluruskan, saya sudah pernah berkunjung ke sekolah dan melaksanakan pembagian tugas. Selama saya tidak berada di tempat, tanggung jawab saya titipkan kepada Wakasek Kurikulum yang sebelumnya menjabat sebagai PLH. Segala program dan kegiatan sekolah tetap saya pantau melalui grup WhatsApp dan komunikasi telepon dengan para guru yang saya percaya dapat memikul tanggung jawab.” terangnya.

Baca Juga:  RSUD tenriawaru Bone Raih Penghargaan Predikat Paripurna

 

Melalui pesan WhatsApp Ia menambahkan. “Selama saya tidak ada di tempat, kegiatan di SMPN 5 tetap berjalan kondusif berkat kerja sama dan tanggung jawab seluruh guru di bawah koordinasi Ibu Hanatang selaku Wakasek.” tambahnya.

 

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan dari PLT Dinas Pendidikan, Apakah perjalanan tersebut merupakan agenda kedinasan, kegiatan pendidikan resmi, atau perjalanan pribadi.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga
Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC
Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WITA

TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WITA

Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif

Senin, 21 September 2026 - 19:33 WITA

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Berita Terbaru