Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM — Seorang buruh bangunan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dibuat panik setelah menemukan tiga benda yang diduga merupakan bahan peledak saat menggali tanah untuk pondasi rumah.

Benda mencurigakan tersebut ditemukan oleh Rano Ihsan, seorang buruh bangunan, saat sedang melakukan penggalian di lokasi pembangunan rumah.

Awalnya, Rano menggali tanah menggunakan linggis. Namun, linggis yang digunakannya tiba-tiba mengenai benda keras yang bentuknya menyerupai bahan peledak.

Merasa curiga, Rano kemudian menghentikan pekerjaannya dan memeriksa benda tersebut. Saat diperiksa, ia mendapati tiga benda yang diduga merupakan bahan peledak.

Baca Juga:  Puting Beliung Terbangkan Atap Garasi Rumah Warga

Panik dengan temuannya, Rano kemudian meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.

“Sekitar pukul 11:00 saya temukan pak, saya lagi gali tanah untuk pondasi, tiba-tiba ada benda terkena linggis, saat saya liat ternyata seperti bom, jadi saya laporkan ke warga,” Kata Rano yang ditemui di TKP.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan memastikan benda yang ditemukan tidak disentuh oleh warga.

Baca Juga:  Selisih Ratusan Juta Bantuan CSR Bank Sulselbar, Pihak Bank Belum Beri Penjelasan Rinci

Tiga benda tersebut terdiri dari satu benda yang diduga berjenis manggis dan dua benda yang diduga merupakan granat nanas.

Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Sat Brimob Batalyon C yang dipimpin Danyon Kompol Rudi Mandaka, SH.  bersama personil Polres Bone dan Polsek Tanete Riattang kemudian mendatangi lokasi penemuan untuk mensterilkan situasi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas memastikan ketiga benda tersebut masih dalam kondisi aktif sehingga proses evakuasi dilakukan secara hati-hati.

Ketiga bahan peledak tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Brimob untuk diamankan.

Baca Juga:  Tafa'dal Hadiri Rakercabsus PDIP Cabang Bone...

Rencananya, bahan peledak tersebut akan dilakukan disposal atau pemusnahan di Lapangan Tembak Desa Lemoape Kecamatan Palakka, Besok Kamis 24/9/2026.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul serta bagaimana tiga bahan peledak tersebut bisa berada di lokasi pembangunan rumah.

Warga diimbau tidak menyentuh ataupun memindahkan benda yang dicurigai sebagai bahan peledak. Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Berita Terkait

Bertemu Dubes Swiss di Kapal Phinisi, Wagub Fatmawati Bahas Rumput Laut, Kopi, dan Kakao
Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC
Insiden Berdarah di Cina, Mertua dan Menantu Terlibat Duel hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Menteri Ara Beri Tambahan 25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulsel, Apresiasi Komunikasi Gubernur Andi Sudirman

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Rabu, 23 September 2026 - 19:42 WITA

TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga

Rabu, 23 September 2026 - 19:33 WITA

Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif

Senin, 21 September 2026 - 19:33 WITA

Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Minggu, 20 September 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela

Berita Terbaru