BONE, BONEKU.COM — Tangisan seorang bayi yang ditemukan di teras rumah kosong sempat menggegerkan warga Desa Kading, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Di tengah suasana haru dan kepanikan warga, perhatian kemudian tertuju pada kondisi bayi yang ditemukan dalam keadaan masih hidup tersebut.
Tak mengenal waktu dan jarak, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial Kabupaten Bone langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan terkait penemuan bayi tersebut.
Kedatangan tim bukan sekadar memastikan keberadaan bayi, tetapi juga untuk memastikan kondisi serta penanganan terhadap bayi yang ditemukan dalam situasi yang tidak biasa itu.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bone, Mustakim Muhais, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Camat Barebbo terkait penemuan bayi tersebut.
“Awalnya kami mendapat laporan penemuan bayi dari Camat Barebbo, jadi tim langsung ke lokasi untuk memastikan langsung kondisi bayi tersebut. Alhamdulillah, menurut tenaga medis di sana, kondisinya baik-baik dan sehat,” kata Mustakim.
Setibanya di lokasi, tim Dinsos kemudian berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi bayi. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut dinyatakan dalam kondisi baik dan sehat.
Meski demikian, Dinsos Bone sempat menyarankan agar bayi dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang lebih optimal.
Menurut Mustakim, rumah sakit memiliki fasilitas dan peralatan medis yang lebih lengkap dibandingkan fasilitas kesehatan tingkat puskesmas, sehingga kondisi bayi dapat dipantau secara lebih menyeluruh.
“Awalnya kami menyarankan agar bayi tersebut dibawa ke RSUD karena di rumah sakit memiliki peralatan yang lebih memadai dibandingkan di puskesmas,” jelasnya.
Namun, situasi kemudian berkembang setelah polisi berhasil mengungkap identitas ibu bayi tersebut.
Penemuan bayi yang sebelumnya menyisakan tanda tanya akhirnya mulai menemukan titik terang setelah pihak kepolisian berhasil menemukan perempuan yang diduga sebagai ibu dari bayi tersebut.
Setelah identitas ibu bayi diketahui, bayi tersebut kemudian diserahkan kembali kepada orang tuanya untuk mendapatkan perawatan.
Dinas Sosial Bone selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait langkah penanganan dan pendampingan selanjutnya.
“Setelah ibu dari bayi itu berhasil ditemukan, bayi ini kemudian diserahkan kembali kepada orang tuanya untuk perawatannya serta berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan selanjutnya,” tambah Mustakim.
Kehadiran Tim Reaksi Cepat Dinas Sosial Bone dalam kasus tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan bayi yang sempat ditemukan terlantar mendapatkan perlindungan dan penanganan yang layak.
Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga setelah bayi perempuan ditemukan di teras sebuah rumah kosong di Desa Kading. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi masih hidup setelah seorang warga yang hendak mengisi token listrik dikejutkan oleh suara tangis bayi.
Saat ditemukan, bayi tersebut terbungkus menggunakan selembar baju.
Kini, setelah ibu bayi berhasil ditemukan, penanganan terhadap bayi dan keluarganya menjadi perhatian pemerintah desa pihak kepolisian bersama Dinas Sosial Kabupaten Bone. (*)










