BONE, BONEKU.COM – Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Alif Saputra menemukan benda yang diduga granat nanas saat bermain bersama teman-temannya di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Benda yang diduga merupakan bahan peledak tersebut ditemukan di samping rumah warga dalam kondisi terkubur sebagian di dalam tanah, sekitar pukul 11:00 siang.
Saat ditemui di lokasi penemuan, Alif menceritakan bahwa awalnya ia sedang memanjat pohon bersama teman-temannya. Saat bermain, ia melihat sebuah benda yang bentuknya menyerupai bom dan terkubur sebagian di tanah.
Karena penasaran, Alif kemudian menggali benda tersebut. Ia mengaku awalnya mengira benda itu hanya bom mainan.
“Benda itu terkubur tanah, tapi sebagian muncul. Awalnya saya kira bom mainan, jadi saya gali terus. Setelah itu, kakak saya bawa pulang ke rumah untuk menunjukkan kepada bapak saya,” kata Alif.
Orang tua Alif sontak panik setelah melihat benda yang dibawa pulang anaknya. Menyadari benda tersebut diduga merupakan bahan peledak jenis granat nanas, orang tua Alif segera membawa benda itu keluar dari rumah.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Tanete Riattang bersama Babinsa setempat mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan memastikan jenis benda yang ditemukan.
Setelah benda tersebut dipastikan sebagai bahan peledak, petugas menghubungi tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Batalyon C Polda Sulawesi Selatan untuk melakukan penanganan dan evakuasi sesuai prosedur keselamatan.
Keberadaan benda yang diduga granat tersebut menjadi perhatian aparat karena berpotensi membahayakan warga, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi penemuan.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh, memindahkan, menggali, atau membawa pulang benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak. Jika menemukan benda serupa, warga diminta segera menjauh dan melaporkannya kepada aparat kepolisian atau TNI agar dapat ditangani oleh petugas berwenang. (*)










