Home / Bone / News

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Alif Saputra menemukan benda yang diduga granat nanas saat bermain bersama teman-temannya di Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Benda yang diduga merupakan bahan peledak tersebut ditemukan di samping rumah warga dalam kondisi terkubur sebagian di dalam tanah, sekitar pukul 11:00 siang.

Saat ditemui di lokasi penemuan, Alif menceritakan bahwa awalnya ia sedang memanjat pohon bersama teman-temannya. Saat bermain, ia melihat sebuah benda yang bentuknya menyerupai bom dan terkubur sebagian di tanah.

Baca Juga:  Kesempatan Berkarier! Pemkab Bone Cari Dewan Pengawas dan Direksi Baru PDAM Wae Manurung

Karena penasaran, Alif kemudian menggali benda tersebut. Ia mengaku awalnya mengira benda itu hanya bom mainan.

“Benda itu terkubur tanah, tapi sebagian muncul. Awalnya saya kira bom mainan, jadi saya gali terus. Setelah itu, kakak saya bawa pulang ke rumah untuk menunjukkan kepada bapak saya,” kata Alif.

Orang tua Alif sontak panik setelah melihat benda yang dibawa pulang anaknya. Menyadari benda tersebut diduga merupakan bahan peledak jenis granat nanas, orang tua Alif segera membawa benda itu keluar dari rumah.

Baca Juga:  Bupati Soppeng Resmikan Masjid Al-A’laa Macodong, Wujud Kebersamaan

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Tanete Riattang bersama Babinsa setempat mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan memastikan jenis benda yang ditemukan.

Setelah benda tersebut dipastikan sebagai bahan peledak, petugas menghubungi tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Batalyon C Polda Sulawesi Selatan untuk melakukan penanganan dan evakuasi sesuai prosedur keselamatan.

Baca Juga:  Tim Sar Gabungan Sisir Sungai Cari Korban Yang Dilaporkan Hanyut Terbawa Arus

Keberadaan benda yang diduga granat tersebut menjadi perhatian aparat karena berpotensi membahayakan warga, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi penemuan.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyentuh, memindahkan, menggali, atau membawa pulang benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak. Jika menemukan benda serupa, warga diminta segera menjauh dan melaporkannya kepada aparat kepolisian atau TNI agar dapat ditangani oleh petugas berwenang. (*)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Kapolres: Selamatkan Generasi Bangsa
Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Libureng Bone
Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton
Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan
Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026
MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:25 WITA

Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02 WITA

Polres Soppeng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Kapolres: Selamatkan Generasi Bangsa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:39 WITA

Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

Berita Terbaru