BONE,BONEKU.COM,– Pemerintah Kelurahan Panyula merespons cepat laporan masyarakat terkait seorang warga bernama Kasmi (14) yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan putus obat serta tidak aktifnya kepesertaan BPJS Kesehatan.
Lurah Panyula, Taqwa Alam Rasul, mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Bajoe untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada yang bersangkutan.
“Setelah kami mendapat laporan, kami langsung mendatangi warga kami yang dimaksud di Lingkungan Awassalo dan melakukan pengecekan kesehatan oleh dokter dan perawat Puskesmas Bajoe,” ujar Taqwa, Jumat (16/1/2025).
Dari hasil pemeriksaan medis serta keterangan pihak keluarga, diketahui bahwa Kasmi bukanlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Ia memiliki riwayat kecelakaan listrik saat berusia sekitar lima tahun yang berdampak pada gangguan perkembangan intelektual.
“Saat dilakukan komunikasi, semua pertanyaan dari tenaga kesehatan dijawab dengan baik. Tidak ditemukan gejala psikotik pada yang bersangkutan,” jelas Taqwa.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kasmi saat ini tinggal bersama saudara kandungnya, sementara kedua orang tuanya telah lama berpisah. Selama ini, Kasmi juga tidak mengonsumsi obat-obatan tertentu, sehingga tidak memerlukan pengobatan kesehatan jiwa.
“Terkait BPJS Kesehatan memang tidak aktif. Namun, kami sudah meminta identitas lengkapnya dan insyaallah dalam waktu dekat BPJS-nya akan segera terbit,” tutupnya.
Langkah cepat Pemerintah Kelurahan Panyula ini mendapat apresiasi warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi sosial dan kesehatan masyarakat di wilayahnya. (*)











