Tim SAR Gabungan Temukan Bocah 5 Tahun yang Tenggelam di Sungai

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, .BONEKU.COM,– Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan bocah berusia 5 tahun yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Korban diketahui bernama Muhammad Adam (5). Ia ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak melaut pada pagi hari dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Koordinator Pos SAR Bone, Masrur, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan mengapung di aliran sungai oleh nelayan setempat.

Baca Juga:  BPBD Bone, Gelar Upacara Kesiapsiagaan Bencana Nasional...

“Korban ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA oleh nelayan yang hendak melaut. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Masrur.

Usai ditemukan, Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi segera melakukan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Sebelumnya, Muhammad Adam dilaporkan terjatuh ke sungai pada Rabu sore (8/4/2026). Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah bermain bersama rekannya di halaman rumah.

Baca Juga:  BAZNAS Bone Salurkan 40 Paket Ramadhan Bahagia dan 9 Bantuan Sanitasi untuk Warga Bajoe

Menurut informasi, mainan korban terjatuh ke sungai. Saat berusaha mengambilnya, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam aliran sungai hingga akhirnya tenggelam.

Upaya pencarian telah dilakukan sejak Rabu sore oleh warga bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, SAR Brimob, Satpol PP, potensi SAR, serta unsur pemerintah setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan teknik body rafting hingga pukul 23.00 WITA, namun korban belum berhasil ditemukan.

Baca Juga:  Wabup Kompak Dengan Istri Tangani Stunting di Ajangale

Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi, hingga akhirnya korban ditemukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar area berisiko seperti sungai. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Bocah SD di Bone Tertancap Pagar Sekolah Saat Bermain, Damkar Lakukan Evakuasi
Sapi Milik Warga Bone Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Bobotnya Capai 1,05 Ton
Knalpot Dicuri Saat Sholat, Korban Pasrah Tidak Melapor Karena KUHP Baru
Penganiayaan Warga di Desa Paccing Berujung Penahanan, Lima Warga Bone Mendekam di Rutan Polres
Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta
Fakta Tersurat: Makin Kecil Luasan, Harga Sewa Bulog Justru Mahal! Selisihnya Capai 46 Persen
EKSPOS: BUKAN CUMA SETDA! CV ALFIN KUASAI JUGA PENGADAAN SETWAN DAN BPKAD, SIAPA PELINDUNGNYA?
Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:11 WITA

Bocah SD di Bone Tertancap Pagar Sekolah Saat Bermain, Damkar Lakukan Evakuasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:08 WITA

Sapi Milik Warga Bone Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo, Bobotnya Capai 1,05 Ton

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:09 WITA

Knalpot Dicuri Saat Sholat, Korban Pasrah Tidak Melapor Karena KUHP Baru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:59 WITA

Penganiayaan Warga di Desa Paccing Berujung Penahanan, Lima Warga Bone Mendekam di Rutan Polres

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA

Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

Berita Terbaru