Bupati Soppeng : Forum Musrembang Agar Menghasilkan Kepentingan Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Soppeng Tahun 2027 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Soppeng Command Center (SCC) Lamataesso, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa penyusunan RKPD merupakan amanah dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang disusun setiap tahun dengan berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang telah ditetapkan melalui peraturan daerah. RKPD Kabupaten Soppeng Tahun 2027 sendiri merupakan pelaksanaan tahun ketiga dari RPJMD Kabupaten Soppeng 2025–2029.

Menurutnya, Musrenbang yang dilaksanakan saat ini menjadi tahapan penting dalam proses penyempurnaan rancangan RKPD dan rencana kerja perangkat daerah tahun 2027 sebelum memasuki tahap penganggaran melalui penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), hingga penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Baca Juga:  Pemuda Gila, Seabrek Inovasi

“Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyepakati agenda pembangunan strategis daerah yang akan dituangkan dalam dokumen RKPD. Melalui forum ini pula masyarakat diberikan ruang partisipasi untuk terlibat dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 akan menjadi gambaran arah pembangunan daerah di pertengahan masa pemerintahan yang ia pimpin bersama Wakil Bupati. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk kembali mencermati target tahunan RPJMD agar selaras dengan rancangan akhir RKPD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Bupati.

Tema pembangunan yang diangkat dalam RKPD 2027 adalah “Percepatan Pembangunan Ekonomi, Penguatan Infrastruktur, dan Pembangunan Manusia untuk Kemandirian Desa” sebagai bagian dari upaya mewujudkan semangat pembangunan SETARA sejak awal pemerintahan.

Bupati juga menyoroti tantangan pembangunan ke depan yang masih cukup berat, mulai dari dinamika politik dan sosial hingga keterbatasan anggaran. Bahkan, situasi geopolitik global yang tidak menentu, termasuk meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, dinilai berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi dunia yang berdampak pada perekonomian nasional maupun daerah.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi LSB ARPAL Rayakan Milad Ke-27

Oleh karena itu, menurutnya perencanaan pembangunan dan alokasi belanja daerah tahun 2027 harus dirancang sebagai instrumen utama untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya tahan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan beberapa agenda penting yang harus menjadi perhatian bersama, di antaranya evaluasi pelaksanaan program secara berkala, percepatan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, penguatan inovasi daerah, serta pembangunan infrastruktur yang mampu mendukung sektor unggulan daerah.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan pertanian tanaman pangan melalui sistem pertanian terpadu sebagai penopang utama ekonomi daerah. Dukungan juga akan diperkuat pada sektor peternakan dan perikanan melalui peningkatan sarana dan prasarana guna meningkatkan nilai tambah produksi.

Baca Juga:  Demi Melampiaskan Fantasi Seksnya, Pria di Makassar Nekat Sekap dan Perkosa Anak Gadis Penjual Kerupuk

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa keterbatasan pembiayaan APBD membuat tidak semua program dapat dibiayai oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, serta kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memperoleh dukungan pembiayaan dari APBN maupun APBD Provinsi.

“Saya yakin melalui forum Musrenbang ini kita dapat menghasilkan keputusan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu mendorong terwujudnya Soppeng yang sehat, maju, dan berdaya saing berbasis agropolitan,” pungkasnya.

Berita Terkait

RISWAN RUSANDY PERKUAT BARISAN PC SATRIA BONE, SIAP JAGA BASIS DI 27 KECAMATAN
Modus Pesan Telur Bayar Sebagian, Dugaan Penipuan di Bone Rugikan Pedagang Ratusan Juta
Petani Bone Menjerit Akibat Kekeringan, Pemkab Turunkan Mobil Tangki ke Lahan Pertanian
BREAKING NEWS : Nelayan di Bone Dilaporkan Tenggelam di Perairan Cappa Ujung
Bupati Bone Melayat ke Rumah Duka Balita 4 Tahun Korban Kecelakaan
Pasca Terlibat Kecelakaan, Anggota Polres Bone Diperiksa Propam Dan Sudah Ditahan
Enam Ketua TP PKK Kecamatan di Soppeng Dilantik
Semarak HUT ke-81 RI, Pemerintah Kabupaten Soppeng Siapkan Beragam Lomba dan Hiburan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 02:45 WITA

RISWAN RUSANDY PERKUAT BARISAN PC SATRIA BONE, SIAP JAGA BASIS DI 27 KECAMATAN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:54 WITA

Modus Pesan Telur Bayar Sebagian, Dugaan Penipuan di Bone Rugikan Pedagang Ratusan Juta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WITA

BREAKING NEWS : Nelayan di Bone Dilaporkan Tenggelam di Perairan Cappa Ujung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:25 WITA

Bupati Bone Melayat ke Rumah Duka Balita 4 Tahun Korban Kecelakaan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WITA

Pasca Terlibat Kecelakaan, Anggota Polres Bone Diperiksa Propam Dan Sudah Ditahan

Berita Terbaru