Dari Pengaspalan hingga Drainase, MYP Sulsel Bergerak di Berbagai Ruas

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BONEKU.COM, — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP) untuk menangani sejumlah ruas strategis di berbagai wilayah Sulsel.

Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut menjadi bagian dari komitmen Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan kualitas infrastruktur transportasi di Sulawesi Selatan.

Program tersebut difokuskan pada ruas dengan tingkat mobilitas tinggi yang menjadi jalur penghubung antardaerah sekaligus mendukung distribusi barang, jasa, dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Berdasarkan laporan progres terbaru, pelaksanaan program MYP dibagi ke dalam lima paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Pekerjaan yang dilakukan mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid di sejumlah titik prioritas.

Baca Juga:  Wapres Gibran Tinjau Harga Pokok di Pasar Tradisional Maros

Pada Paket 2, sejumlah pekerjaan yang tengah berjalan antara lain pada ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang berupa laston lapisan antara AC-BC STA 01+625.

Kemudian pada ruas Panciro–Batas Kota Makassar dilakukan pekerjaan laston lapisan antara AC-BC dan beton bahu jalan FC’15 STA 00+800.

Selanjutnya, ruas Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar dilakukan pekerjaan bahu jalan beton FC’15 STA 00+100.

Pada ruas Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba dilakukan pekerjaan lapis aus beton dan bahu jalan beton FC’15 STA 09+900.

Sementara ruas Palleko–Towata dilakukan pekerjaan laston lapisan aus STA 02+125.

Adapun pada ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto dilakukan pekerjaan lapis fondasi agregat kelas A STA 13+575.

Untuk Paket 3, pekerjaan dilakukan pada ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang berupa pemasangan batu talud STA 04+425 R.

Selain itu, pada ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung dilakukan pekerjaan laston lapis antara AC-BC STA 00+175 L/R.

Baca Juga:  Jadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65, Andi Sudirman Tekankan Pentingnya Integritas dan Kemandirian

Sementara pada Paket 4, pekerjaan dilakukan pada ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo berupa AC-BC STA 7+750 dan STA 8+000.

Pada ruas Impa-Impa–Anabanua dilakukan pekerjaan pengamanan tanaman STA 13+650 R.

Kemudian ruas Doping–Atapange dilakukan pemasangan batu talud gandeng mortar STA 11+450 R.

Sedangkan pada ruas Batas Soppeng–Ulugalung dilakukan pekerjaan beton FC’15 STA 2+675 R.

Adapun pada Paket 5, pekerjaan mencakup pembangunan saluran pada ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae STA 14+925.

Selanjutnya, pada ruas Ujung Lamuru–Palattae dilakukan pemasangan batu mortar STA 9+400.

Pada ruas yang sama juga dilakukan pekerjaan AC-BC STA 7+550 dan STA 7+450.

Sejumlah pekerjaan yang saat ini berlangsung berada pada tahap pengaspalan, pembangunan bahu jalan, hingga penguatan struktur untuk meningkatkan ketahanan ruas terhadap beban kendaraan dan aktivitas lalu lintas harian.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan percepatan proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Fatmawati: Pelatihan Perempuan Perlu Diperkuat dengan Pendampingan dan Akses Pasar hingga Mandiri Ekonomi

Menurut dia, sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dilakukan penanganan.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya, Minggu, 24 Mei 2026.

Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, akses layanan dasar masyarakat, hingga kelancaran distribusi hasil pertanian dan logistik antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel menargetkan program MYP dapat terus berjalan sesuai jadwal sehingga memberikan dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang serta jasa di berbagai daerah di Sulawesi Selatan. (*)

Berita Terkait

Terima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Gubernur Sulsel Perjuangkan Penguatan UMKM
Ashabul Kahfi Apresiasi Kualitas Jalan Beton Berstandar Tinggi Pemprov Sulsel: Ini Sejarah
Zulhas Puji Kinerja Gubernur Andi Sudirman, Kader PAN Diminta Sukseskan Pembangunan Sulsel
Atlet Sulsel Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 202
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
5.000 Boks Susu Didistribusikan ke 24 Daerah, Gubernur Sulsel Tekankan Penguatan SDM
Andi Winarno Tegaskan Kesinambungan Pemerintahan Sulsel sebagai Pj Sekda
Andi Winarno Eka Putra Resmi Jabat Pj Sekda Sulsel, Gubernur Minta Program Prioritas Dikawal

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WITA

Terima Kunjungan Reses Komisi VII DPR RI, Gubernur Sulsel Perjuangkan Penguatan UMKM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:22 WITA

Ashabul Kahfi Apresiasi Kualitas Jalan Beton Berstandar Tinggi Pemprov Sulsel: Ini Sejarah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Zulhas Puji Kinerja Gubernur Andi Sudirman, Kader PAN Diminta Sukseskan Pembangunan Sulsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:11 WITA

Atlet Sulsel Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 202

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Berita Terbaru