BONE.BONEKU.COM, – Pemerintah Kabupaten Bone terus mendorong pengembangan potensi kuliner lokal sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran LAGO TERMANIS, akronim dari Lattekko, Gogos, Telur, dan Tuak Manis, yang diproyeksikan menjadi pusat kuliner sekaligus destinasi wisata baru di Kabupaten Bone.
Peluncuran yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Bone di Desa Lattekko, Kecamatan Awangpone, dihadiri langsung oleh Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone serta Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi desa berbasis kuliner, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman berharap kawasan LAGO TERMANIS dapat berkembang menjadi ikon wisata kuliner yang mampu menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Menurutnya, pengembangan kawasan ini tidak hanya bertujuan menghadirkan tempat menikmati sajian khas Bone, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, aktivitas ekonomi di Desa Lattekko diharapkan ikut tumbuh, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga.
“Melalui pengembangan kawasan kuliner ini, kita ingin menghadirkan destinasi yang mampu mengangkat potensi lokal sekaligus menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Nurmalia, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengembangkan berbagai kawasan yang memiliki potensi wisata dan kuliner sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Ia menjelaskan, LAGO TERMANIS diharapkan menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulan mereka, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Bone.
“LAGO TERMANIS bukan sekadar pusat kuliner, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan promosi kekayaan kuliner khas Bone,” ungkap Andi Nurmalia.
Melalui peluncuran LAGO TERMANIS, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis kuliner khas Desa Lattekko akan semakin dikenal luas dan menjadi identitas baru wisata kuliner daerah. Program ini juga diharapkan memperkuat citra Kabupaten Bone sebagai destinasi yang menawarkan perpaduan kekayaan budaya, cita rasa kuliner lokal, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa.










