BONE.BONEKU.COM,– Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Usa dan Puskesmas Ulaweng, Selasa (7/7/2026), untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Bupati meninjau langsung kondisi fasilitas kesehatan, kedisiplinan aparatur, serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat edukasi gizi hingga ke tingkat desa sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dari hasil sidak tersebut, Andi Asman Sulaiman mengapresiasi kondisi kedua puskesmas yang dinilai tertata dengan baik. Ia mendapati kehadiran tenaga kesehatan dan pegawai yang lengkap, serta lingkungan puskesmas yang bersih, rapi, dan terawat.
“Alhamdulillah, personel lengkap dan kantor bersih. Ini harus terus dipertahankan sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Bone.
Selain memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan tenaga penyuluh gizi. Menurutnya, jumlah penyuluh gizi saat ini masih perlu ditingkatkan agar edukasi mengenai pola makan sehat dan gizi seimbang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di desa-desa.
Karena itu, ia mendorong agar ke depan setiap desa di Kabupaten Bone memiliki sedikitnya satu tenaga penyuluh gizi yang bertugas memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat terkait pemenuhan gizi keluarga.
“Kita dorong petugas gizi, sebaiknya satu desa satu penyuluh gizi,” tegas Andi Asman Sulaiman.
Ia menjelaskan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat harus dimulai dari langkah-langkah preventif. Edukasi mengenai konsumsi pangan yang sehat, bergizi, beragam, dan aman merupakan bagian penting dalam menekan berbagai persoalan kesehatan, seperti stunting, gizi buruk, hingga penyakit yang dipengaruhi pola konsumsi masyarakat.
“Prinsipnya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Masyarakat harus mendapatkan edukasi tentang pentingnya mengonsumsi pangan yang cukup, dengan keseimbangan protein dan karbohidrat, serta memastikan bahan pangan yang dikonsumsi tidak terkontaminasi pestisida,” tegasnya.
Menurut Bupati, penyuluh gizi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat sejak dini. Melalui penyuluhan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil, balita, anak-anak, hingga seluruh anggota keluarga.
Sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan dasar. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana serta kualitas tenaga kesehatan, tetapi juga dengan memperkuat edukasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif guna mewujudkan masyarakat Bone yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi berita ini dengan gaya yang lebih tajam dan khas media online agar lebih menarik untuk pembaca. (*)










