TP PKK Kabupaten Soppeng Perkuat Peran Keluarga Cegah Perdagangan Orang Melalui Sosialisasi KIAT

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 16:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOPPENG.BONEKU.COM- Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Rutin Arisan TP PKK yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman kader PKK dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj. Suarni Suwardi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan arisan rutin PKK tidak sekadar menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Hari Pertama Ramadhan, Aji Aras Sosialisasi 4 Pilar di Bone

Menurutnya, perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang mengancam hak asasi manusia, terutama perempuan dan anak-anak. Ia menjelaskan bahwa para pelaku kini menggunakan berbagai modus, mulai dari tawaran pekerjaan, pendidikan, pernikahan, adopsi ilegal, hingga memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk menjerat korban.

Hj. Suarni juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dengan menjadikan berbagai kasus perdagangan orang dan perdagangan anak yang pernah terjadi sebagai pelajaran bersama. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak dan seluruh anggota keluarga dari ancaman eksploitasi.

Baca Juga:  SATPOL PP SE SULAWESI SELATAN Gelar Rakor Penegakan Perda

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor sekaligus agen edukasi dalam menyosialisasikan pencegahan perdagangan orang di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, selalu memverifikasi identitas pihak yang menawarkan pekerjaan maupun pengasuhan anak, mengawasi aktivitas digital anak-anak, segera melaporkan dugaan tindak perdagangan orang kepada pihak berwenang, serta membangun komunikasi yang terbuka di dalam keluarga.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta semakin memahami bahaya perdagangan orang, mampu mengenali berbagai modus yang digunakan pelaku, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Soppeng sebagai daerah yang aman, ramah anak, dan bebas dari praktik perdagangan orang,” harapnya.

Baca Juga:  Dalam Rangka HJB Ke-689, Bupati Bone Buka Turnament Tennis

Pada kesempatan tersebut, materi Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) disampaikan oleh Ustadz Nasruddin, S.Ag., Staf KUA Kecamatan Liliriaja yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan Liliriaja. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan perdagangan orang, pentingnya penguatan fungsi keluarga, serta peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan potensi tindak perdagangan orang sejak dini. (*)

 

Berita Terkait

Bupati Bone dan Bupati Sleman Bahas Peluang Kerja Sama, Fokus Pengembangan Pertanian hingga Inovasi Daerah
Komisi XII DPR RI, Andi Muzakkir Aqil Dorong Penguatan ProKlim di Bone Hadapi Dampak Perubahan Iklim
Berusaha Redam Keributan, Anggota Polri Malah Dikeroyok, Enam Pemuda Kini Ditangkap Polisi
Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran
Gerakan Ayah Mengantar Anak, Pemkab Soppeng Terapkan Setara Presensi Bebas Radius
PHRI Sulsel: HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Angkat Okupansi Hotel hingga Dua Kali Lipat
Selisih Ratusan Juta Bantuan CSR Bank Sulselbar, Pihak Bank Belum Beri Penjelasan Rinci
Aspirasi WIB, RDP DPRD Bahas CSR Bone, Perbup Belum Terbit 7 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:57 WITA

Bupati Bone dan Bupati Sleman Bahas Peluang Kerja Sama, Fokus Pengembangan Pertanian hingga Inovasi Daerah

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:16 WITA

Berusaha Redam Keributan, Anggota Polri Malah Dikeroyok, Enam Pemuda Kini Ditangkap Polisi

Senin, 13 Juli 2026 - 18:47 WITA

Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:54 WITA

Gerakan Ayah Mengantar Anak, Pemkab Soppeng Terapkan Setara Presensi Bebas Radius

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:30 WITA

PHRI Sulsel: HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Angkat Okupansi Hotel hingga Dua Kali Lipat

Berita Terbaru