WAJO.BONEKU.COM – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Wajo. RSUD Lamaddukelleng Sengkang kini resmi menghadirkan layanan Poli Jantung dan Pembuluh Darah serta Poli Paru, sebagai langkah meningkatkan akses pelayanan kesehatan spesialis yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Kehadiran dua layanan spesialis tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini harus menjalani rujukan ke rumah sakit di luar daerah, khususnya untuk penanganan penyakit jantung dan paru. Kini, pasien dapat memperoleh pelayanan medis secara langsung di RSUD Lamaddukelleng Sengkang tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Direktur RSUD Lamaddukelleng Sengkang, dr. Andi Rijalul Fikri, S.Ked., M.Adm.Kes., mengatakan pembukaan kedua poli tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Wajo.
“Selama ini banyak pasien, khususnya penderita penyakit jantung dan paru, harus dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Soppeng. Kini layanan tersebut sudah tersedia di RSUD Lamaddukelleng sehingga pasien dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus jauh dari keluarga,” ujar dr. Andi Rijalul Fikri, Jumat (10/7/2026).
Ia menjelaskan, Poli Jantung dan Pembuluh Darah mulai beroperasi sejak 6 Juli 2026 dengan dokter penanggung jawab dr. Andi Yuniar Firmansyah, Sp.JP., FIHA., yang merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Sementara Poli Paru telah lebih dahulu melayani masyarakat sejak 1 Juni 2026 di bawah penanganan dr. Andi Nurahmah.
Kedua layanan spesialis tersebut beroperasi setiap Senin hingga Jumat, dengan jadwal pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Pelayanan tersedia bagi peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.
Selain membuka layanan spesialis baru, RSUD Lamaddukelleng juga terus melakukan pengembangan fasilitas kesehatan. Berbagai layanan penunjang telah disiapkan, mulai dari Poli Eksekutif, ruang rawat spesial, layanan diagnostik, hingga rehabilitasi medik terpadu guna menghadirkan pelayanan yang semakin komprehensif dan berkualitas.
Tak hanya itu, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Wajo tersebut juga menargetkan pengoperasian CT Scan pada Juli 2026. Kehadiran alat diagnostik canggih tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penegakan diagnosis, meningkatkan akurasi pemeriksaan, serta mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke rumah sakit di luar daerah.
Dengan terus bertambahnya layanan spesialis dan fasilitas medis modern, RSUD Lamaddukelleng Sengkang semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan andalan di Kabupaten Wajo. Pengembangan ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, modern, mudah diakses, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih optimal. (*)
Penulis : Rangga
Editor : Admin Redaksi










