BONE.BONEKU.COM – Deru air yang jatuh dari tebing setinggi sekitar 40 meter memecah keheningan hutan di Desa Ulaweng Cinnong, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Kabut tipis yang terbentuk dari hempasan air membasahi wajah setiap orang yang berdiri di bibir tebing.
Bagi sebagian orang, pemandangan itu mungkin hanya menjadi latar untuk berswafoto. Namun bagi para pecinta adrenalin, Air Terjun Maccading adalah arena petualangan yang menawarkan sensasi berbeda, canyoning, olahraga ekstrem yang memadukan teknik rappelling, panjat tebing, dan penelusuran air terjun.
Belakangan, olahraga yang sebelumnya lebih populer di kawasan wisata pegunungan itu mulai berkembang di Kabupaten Bone. Air Terjun Maccading pun perlahan menjelma menjadi salah satu destinasi wisata petualangan yang banyak diburu, tidak hanya oleh warga Bone, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Sebelum menuruni tebing, seluruh peserta terlebih dahulu mengenakan perlengkapan keselamatan lengkap. Helm dipasang rapat, harness dikencangkan, tali statis diperiksa kembali, sementara pelindung lutut dan siku menjadi perlengkapan wajib. Di bawah pengawasan instruktur, peserta mendapatkan pelatihan singkat mengenai teknik dasar rappelling serta prosedur keselamatan.
Begitu tali mulai menegang, satu per satu peserta melangkahkan kaki ke bibir tebing. Perlahan tubuh mereka turun mengikuti derasnya aliran air yang menghantam bebatuan. Gemuruh air terjun berpadu dengan hijaunya pepohonan dan udara pegunungan yang sejuk menciptakan pengalaman yang sulit dilupakan.
Salah seorang peserta asal Kabupaten Soppeng mengaku awalnya merasa ragu mencoba olahraga tersebut. Namun rasa takut itu perlahan berubah menjadi kegembiraan setelah mendapatkan pendampingan dari instruktur profesional.
“Awalnya saya takut karena terlihat ekstrem. Tapi setelah diberi pengarahan dan didampingi instruktur, ternyata sangat seru dan aman. Pemandangan Air Terjun Maccading luar biasa indah. Pengalaman seperti ini sulit didapat di tempat lain,” ujarnya.
Ia mengaku mengetahui keberadaan wisata canyoning di Bone melalui akun TikTok @CanyoningBone. Rasa penasaran membawanya datang langsung ke Kabupaten Bone untuk merasakan sensasi menuruni air terjun.
Menurutnya, biaya yang dikenakan juga cukup terjangkau dibandingkan dengan aktivitas serupa di sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan.
“Dengan kontribusi Rp185 ribu, kami sudah mendapat perlengkapan keselamatan lengkap, konsumsi, dokumentasi foto dan video, bahkan pelatihan singkat mengenai penggunaan alat dan teknik rappelling. Menurut saya sangat sepadan. Pokoknya seru sekali,” katanya.

Instruktur sekaligus pemandu dari Komunitas Canyoning Bone, Erik, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini terus meningkat. Menariknya, sebagian besar peserta justru datang dari luar Kabupaten Bone.
“Peserta kami banyak berasal dari Sidrap, Sinjai, Wajo, Soppeng, hingga Makassar. Mereka mengetahui kegiatan ini dari media sosial, terutama TikTok dan Instagram,” ujarnya.
Menurut Erik, keselamatan menjadi prinsip utama dalam setiap kegiatan. Karena itu, sebelum aktivitas dimulai, seluruh peserta wajib mengikuti briefing, memahami penggunaan peralatan, serta mematuhi seluruh instruksi pemandu.
“Kami tidak pernah mengabaikan aspek keselamatan. Sebelum kegiatan dimulai, tim terlebih dahulu mengecek kondisi air terjun, memantau debit air, serta melihat prakiraan cuaca. Kalau kondisi tidak memungkinkan, kegiatan kami tunda,” tegasnya.
Dalam setiap pelaksanaan, jumlah peserta juga dibatasi antara 15 hingga 30 orang agar pendampingan dapat dilakukan secara maksimal. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota, mereka akan dijadwalkan pada sesi berikutnya.
Meski belum dikelola secara resmi sebagai destinasi wisata oleh pemerintah, pesona Air Terjun Maccading terus menyedot perhatian wisatawan. Keaslian alam yang masih terjaga menjadi daya tarik utama. Tidak sedikit pengunjung yang datang hanya untuk menikmati panorama hutan tropis, bermain air, atau mengabadikan keindahan air terjun melalui lensa kamera.
Melihat antusiasme yang terus meningkat, Air Terjun Maccading memiliki peluang besar berkembang sebagai destinasi wisata petualangan unggulan di Kabupaten Bone. Dengan pengelolaan yang baik, penerapan standar keselamatan yang ketat, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan, kawasan ini tidak hanya berpotensi menjadi magnet wisata baru, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Di balik derasnya aliran Air Terjun Maccading, tersimpan pengalaman yang memadukan keberanian, keindahan alam, dan semangat petualangan. Sebuah sensasi yang membuat siapa pun ingin kembali menantang adrenalin di jantung hutan Bone. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi










