JAKARTA, BONEKU.COM — dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed kembali dipercaya memimpin organisasi Asosiasi Usaha Kecil, Mikro dan Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih. Ali Mahsun terpilih sebagai Ketua Umum periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI yang berlangsung di Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta, pada 25–27 Agustus 2026.
Putra Mojokerto tersebut terpilih secara aklamasi dengan dukungan 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota.
Munas VI juga menghasilkan keputusan penting terkait identitas organisasi. Peserta Munas menyepakati perubahan nama dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) menjadi Asosiasi Usaha Kecil, Mikro dan Pedagang Kaki Lima Indonesia atau APKLI Merah Putih.
Usai kembali terpilih sebagai Ketua Umum, Ali Mahsun menegaskan komitmen APKLI Merah Putih untuk mengawal, mendukung dan menyukseskan lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Program pertama yang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Ali Mahsun, program tersebut tidak hanya berperan dalam meningkatkan pemenuhan gizi generasi bangsa, tetapi juga memiliki potensi menjadi penggerak ekonomi rakyat.
Ia menilai program MBG dapat memberikan dampak luas terhadap pelaku usaha kecil dan mikro melalui keterlibatan dalam rantai pasok kebutuhan pangan.
Selain itu, Ali Mahsun juga menyoroti program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilainya dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Menurutnya, keberadaan koperasi dapat menjadi salah satu upaya untuk memutus rantai kemiskinan, praktik rentenir dan sistem ijon yang selama ini membebani masyarakat.
“Perputaran ekonomi harus dinikmati oleh masyarakat lokal, bukan justru tersedot dan hanya menguntungkan pemilik modal besar,” tegas Ali Mahsun di hadapan peserta Munas VI APKLI Merah Putih di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Program ketiga yang menjadi perhatian APKLI Merah Putih adalah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Ali Mahsun menilai program tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan harkat, martabat, ekonomi dan kesejahteraan jutaan nelayan di berbagai daerah di Indonesia.
Selanjutnya, APKLI Merah Putih juga menyatakan dukungan terhadap program Sekolah Rakyat serta pembangunan 3 juta rumah rakyat.
Menurut Ali Mahsun, lima program unggulan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Ia menyebut program-program tersebut sebagai bagian dari langkah besar dalam memperkuat kebutuhan dasar rakyat, mulai dari pangan, pendidikan hingga perumahan.
“Lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut merupakan penjelmaan revolusi sandang, pangan dan papan rakyat Indonesia,” tegas Ketua Umum APKLI Merah Putih, dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed.
Dengan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2031, APKLI Merah Putih diharapkan semakin aktif memperjuangkan kepentingan pelaku usaha kecil, mikro dan pedagang kaki lima di seluruh Indonesia.
Organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/ril)










