BONE.BONEKU.COM — Kepolisian Sektor (Polsek) Bengo menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran dengan menyambangi keluarga korban dan menyalurkan bantuan sembako.
Kapolsek Bengo IPTU Irah, S.H., bersama Bhayangkari Ranting Bengo mendatangi kediaman Sinring (70), warga Dusun Ulutabba, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 15.45 Wita.
Dalam kunjungan tersebut, Polsek Bengo menyerahkan sebanyak enam paket sembako kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban keluarga setelah rumah mereka terdampak kebakaran.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolsek Bengo bersama personel dan Bhayangkari juga memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Senin (14/9/2026) dan menghanguskan bagian dapur rumah semi permanen milik Sinring.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga berasal dari pembakaran jerami yang digunakan sebagai tempat bertelur ayam. Saat kejadian, korban sedang mandi sehingga tidak mengetahui api mulai membesar.
Seorang warga yang melihat kobaran api kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Warga bersama personel kepolisian selanjutnya berupaya melakukan pemadaman menggunakan mesin pompa pertanian.
Upaya pemadaman kemudian mendapat bantuan dari unit pemadam kebakaran Kecamatan Lappariaja dan Damkar Armed 21/Kawali.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Kapolsek Bengo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas pembakaran jerami maupun sampah, terutama yang berada di sekitar rumah dan permukiman.
Ia meminta warga memastikan setiap aktivitas pembakaran mendapat pengawasan dan api benar-benar telah padam sebelum ditinggalkan.
“Pastikan api benar-benar padam dan jangan meninggalkan pembakaran tanpa pengawasan, terlebih jika lokasinya berdekatan dengan rumah atau permukiman,” jelasnya. (*)
Penulis : Aby
Editor : Admin Redaksi










