Presiden Jokowi Buka Kongres XXIII PGRI

- Jurnalis

Sabtu, 2 Maret 2024 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto : Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden

Sumber Foto : Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden

JAKARTA,BONEKU.COM,– Presiden Republik Indonesia Jokowi membuka Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke XXIII di Grand Sahid Jaya Jakarta, Sabtu 2 Maret 2024.

Konges PGRI ke XXIII yang mengusung tema ‘PGRI Menuju Indonsia Emas’ dihadiri oleh ketua umum PGRI Unifah Rosyidi, selain itu hadir pula Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Pj Gubernur Heru Budi Hartono, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga:  Wabup Bone Susul Bupati Ikuti Retret di Magelang Jawa Tangah

Saat membuka Kongres PGRI tersebut,  Jokowi menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman untuk kesuksesan pendidikan serta siswa unggul.

“Sekolah harus menjadi “safe house”, rumah yang aman bagi para siswa untuk belajar, bertanya, berkreasi, bermain, juga bersosialisasi. Semoga tidak ada lagi siswa yang takut, tertekan, hingga tidak betah di sekolah,” Ucap Jokowi

Baca Juga:  Presiden Jokowi Berkunjung ke Bone, Warga Rela Terobos Pengamanan Untuk Bisa Selfie

Selain itu, para guru serta tenaga pendidik juga harus mengutamakan pencegahan dan melindungi hak-hak siswa. Kasus bullying bukan untuk ditutup-tutupi, justru harus dicarikan solusi dan perbaikannya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PGRI atas peran aktif dalam meningkatkan profesionalisme guru, yang akan berdampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Dengan kolaborasi antara Pemerintah dan PGRI, saya yakini kualitas pendidikan serta profesionalisme guru di Indonesia akan terus meningkat.,” Harapnya

Baca Juga:  Presiden RI Dijadwalkan Akan Berkunjung ke Bone

Sementara Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengucapkan banyak terimah kasih kepada Bapak Presiden atas pengangkatan 570 ribu guru honorer menjadi tenaga ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“kami sangat berharap, persoalan-persoalan guru honoerer ini dapat diselesaikan secara komprehensif, ” kata Unifah (*)

Berita Terkait

Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026
Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam
Bupati Soppeng Saksikan MOU Antara BRI dan Pemerintah Desa
Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Sambut Tim Wasev Pusterad
Resmi Dibuka, 87 Tenant Meriahkan Pasar Ramadan Sukses
Pemkab Soppeng dan Kejaksaan Teken MOU Masalah Hukum
Bupati Soppeng Hadiri Pemakaman Alm Ahmad Gunawan
Tingkatkan Pelayanan, Bupati Soppeng Gelar Pertemuan

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:34 WITA

Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 00:57 WITA

Remaja Perempuan di Bone Dianiaya Kekasih di Kamar Kos, Alami Puluhan Luka Lebam

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:06 WITA

Bupati Soppeng Saksikan MOU Antara BRI dan Pemerintah Desa

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:13 WITA

Bersama Forkopimda, Bupati Soppeng Sambut Tim Wasev Pusterad

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:15 WITA

Resmi Dibuka, 87 Tenant Meriahkan Pasar Ramadan Sukses

Berita Terbaru