Pasca Redistribusi, Kadis Kesehatan Pastikan Layanan Kesehatan RS Tetap Berkualitas

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, BONEKU.COM,– Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Dr Ishaq Iskandar menjamin bahwa pasca redistribusi tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 800an orang, dirinya menjamin bahwa pelayanan kesehatan seluruh Rumah Sakit (RS) di bawah naungan Pemprov Sulsel tetap maksimal dan berkualitas.

Hal tersebut ditegaskan dr Ishaq Iskandar, Jumat, 29 Agustus 2025 di Makassar. Dia menegaskan bahwa redistribusi ini sudah melalui pertimbangan matang dari berbagai sektor, khususnya sektor rasio pelayanan dari analisis Biro Organisasi Pemprov Sulsel.

Baca Juga:  Warga Ponre Dilaporkan Hanyut di Sungai, Basarnas Kerahkan Tim Sar

“Jadi sudah dianalisis anjabnya (analisis jabatannya) termasuk rasio layanan. Ini berujung pada efektifitas dan efisiensi di masing masing RS sehingga layanan lebih maksimal,” ujar dr Ishaq.

Satu hal, lanjutnya, RS Lamappapenning yang menjadi RS regional di wilayah Bone Wajo Soppeng menjadi RS yang mendapat SDM (Sumber Daya Manusia) untuk memaksimalkan layanan.

“Jadi redistribusi ini ada pemerataan layanan kesehatan jadinya. Kebijakan Ini semata mata untuk kepentingan masyarakat,” ujar nya.

Baca Juga:  Hendak Pergi Memancing, Remaja di Soppeng Dilaporkan Hanyut

Redistribusi ini bukanlah pengurangan tenaga kesehatan, tetapi penyesuaian dengan kebutuhan riil rumah sakit dan pemerataan beban kerja.

“Dengan redistribusi ini, ada pemerataan layanan kesehatan. Tenaga yang berlebih di satu unit dialihkan ke unit lain yang membutuhkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan lebih dekat dan merata,” kata dr Ishaq.

Selain rumah sakit, tenaga kesehatan juga diarahkan untuk memperkuat klinik-klinik kesehatan Pemprov Sulsel di berbagai OPD, sesuai dengan program kerja Gubernur Sulsel untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi Pelaku Usaha dan UMKM

Dr Ishaq memastikan redistribusi SDM dilakukan secara hati-hati dan strategis tanpa mengorbankan kualitas layanan kesehatan. Justru dengan langkah ini, tenaga kesehatan dapat lebih fokus pada layanan prioritas dan berkontribusi optimal dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.

“Kebijakan ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap berkualitas, efisien, dan menjangkau masyarakat secara lebih merata,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator
BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis
Wagub Fatmawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini di Temu Akbar Guru Sekolah Minggu Gereja Toraja
Listrik Padam Bergilir di Sejumlah Wilayah Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Turun Tangan
Juara Umum Kejurnas Gojukai 2026, Gubernur Andi Sudirman Beri Rp250 Juta untuk Atlet Sulsel
Antrean BBM Mengular, Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Lakukan Panic Buying
Wujudkan Sulawesi Selatan Ramah Anak, TP PKK Sulsel Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga di Peringatan HAN ke-42 Tahun 2026
Andi Sudirman Lepas 20 Taruna Penerima Beasiswa Penerbangan, Siapkan Pilot Andal Kebanggaan Sulsel

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:07 WITA

Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator

Kamis, 10 September 2026 - 14:36 WITA

BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis

Kamis, 10 September 2026 - 13:47 WITA

Listrik Padam Bergilir di Sejumlah Wilayah Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Turun Tangan

Kamis, 10 September 2026 - 13:31 WITA

Juara Umum Kejurnas Gojukai 2026, Gubernur Andi Sudirman Beri Rp250 Juta untuk Atlet Sulsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:39 WITA

Antrean BBM Mengular, Gubernur Sulsel Minta Warga Tak Lakukan Panic Buying

Berita Terbaru

News

Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:07 WITA