Mudasir Zainuddin Terpilih Jadi Ketua JARI, Gaungkan Gerakan Adopsi Karang Indonesia

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR. BONEKU.COM,– Mudasir Zainuddin, S.Si., M.Si., resmi didapuk sebagai Ketua Jaringan Adopsi Karang Indonesia (JARI). Sosok alumni Biologi Universitas Hasanuddin dan lulusan Magister Ilmu Kelautan ini dikenal aktif dalam upaya restorasi serta konservasi terumbu karang di berbagai wilayah pesisir Tanah Air.

Pengangkatan Mudasir disambut hangat oleh jejaring JARI dari berbagai daerah. Ucapan selamat mengalir, di antaranya dari Arif “Eyang Muda” Kusdiat (Brave Bantaeng), Herdiyanto (Gorontalo), Regar (Kupang), Dina (Universitas Lambung Mangkurat, Kaltim), hingga perwakilan dari Fakfak dan Ahyuni dari Bone. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi lintas daerah dalam menjaga ekosistem laut.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD Bone, Diwarnai Adu Mulut...

JARI sendiri merupakan wadah kolaborasi yang menghimpun komunitas, akademisi, pegiat lingkungan, pelaku usaha, hingga masyarakat pesisir dalam gerakan adopsi karang. Melalui mekanisme ini, individu maupun institusi dapat berkontribusi langsung dengan mendukung penanaman serta pemeliharaan fragmen karang di laut.

Untuk memperkuat gaungnya, JARI juga memiliki figur publik sebagai Duta Adopsi Karang Indonesia, yakni Fadly PADI, vokalis band legendaris Padi Reborn. Kehadiran Fadly diharapkan mampu menjembatani dunia musik, generasi muda, dan gerakan lingkungan agar lebih banyak masyarakat ikut terlibat dalam konservasi laut.

Menurut Muhammad Syakir, salah satu inisiator JARI, keberadaan duta publik seperti Fadly PADI bisa menjadi brand ambassador dalam menjalin kerjasama dengan sponsor maupun pendonor karang. “JARI lahir dari kebutuhan gerakan bersama menghadapi kerusakan terumbu karang yang semakin mengkhawatirkan. Dengan pendekatan adopsi, konservasi menjadi gerakan kolektif, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau peneliti,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Bone Dapat Bantuan Mobil Kebakaran Dari Pemprov Sulsel

Kerusakan terumbu karang, lanjut Syakir, dapat berdampak luas, mulai dari menurunnya keanekaragaman hayati laut, hilangnya potensi ekonomi perikanan dan pariwisata, hingga berkurangnya perlindungan alami garis pantai. Karena itu, JARI menekankan konservasi karang sebagai kebutuhan vital bagi Indonesia yang memiliki kawasan terumbu karang terluas di dunia.

Mudasir sendiri bukan sosok baru di bidang kelautan. Lahir di Pangkajene pada 2 Juni 1986, ia menempuh pendidikan Biologi di Universitas Hasanuddin (2006–2012), lalu meraih gelar magister pada bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup (2016) dan Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (2021). Saat ini, ia aktif sebagai dosen Perikanan di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Wira Bhakti, sekaligus instruktur selam berlisensi internasional.

Baca Juga:  Kecelakaan di Bone, 2 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Dengan latar belakang akademik dan kiprah panjang di bidang konservasi laut, Mudasir dinilai tepat untuk memimpin JARI. Harapannya, gerakan adopsi karang akan semakin meluas, terorganisir, dan memberi dampak nyata bagi ekosistem serta masyarakat pesisir Indonesia. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Bawa Pengalaman Digitalisasi Keuangan ke Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
10 Ton Solar Subsidi Terhenti di Bone, Polisi Bongkar Dugaan Pengiriman ke Kolaka
Andi Sudirman Hadiri Perayaan Hari Nasional Arab Saudi, Bertemu Sejumlah Pejabat dan Dubes
Bertemu Dubes Swiss di Kapal Phinisi, Wagub Fatmawati Bahas Rumput Laut, Kopi, dan Kakao
Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
TP PKK Sulsel Dorong KISAK Jadi Gerakan Bersama, Tertib Administrasi Dimulai dari Keluarga
Gali Pondasi Rumah, Buruh Bangunan di Bone Temukan 3 Bahan Peledak Diduga Masih Aktif
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:24 WITA

Gubernur Sulsel Bawa Pengalaman Digitalisasi Keuangan ke Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026

Jumat, 25 September 2026 - 20:18 WITA

10 Ton Solar Subsidi Terhenti di Bone, Polisi Bongkar Dugaan Pengiriman ke Kolaka

Jumat, 25 September 2026 - 15:25 WITA

Andi Sudirman Hadiri Perayaan Hari Nasional Arab Saudi, Bertemu Sejumlah Pejabat dan Dubes

Kamis, 24 September 2026 - 10:50 WITA

Bertemu Dubes Swiss di Kapal Phinisi, Wagub Fatmawati Bahas Rumput Laut, Kopi, dan Kakao

Rabu, 23 September 2026 - 23:14 WITA

Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Berita Terbaru