Peringati HUT Otonomi Daerah ke-30, Sekda Andi Jefrianto: Wujudkan Asta Cita Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 13:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, BONEKU.COM — Pemerintah Kabupaten Sinjai melaksanakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Sinjai, Senin (27/04/2026) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa.

 

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sinjai. Kehadiran seluruh elemen ini menjadi simbol kekompakan dan komitmen bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

 

Peringatan kali ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan dijadikan momentum refleksi dan evaluasi atas perjalanan otonomi daerah selama tiga dekade, serta memacu kinerja ke depan yang lebih baik.

Baca Juga:  Hadiri Dies Natalis ke-66 FT Unhas, Andi Sudirman Soroti Peran Engineer dalam Pembangunan Sulsel

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Andi Jefrianto membacakan amanat Menteri Dalam Negeri yang menekankan bahwa otonomi daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Tema yang diusung tahun ini, “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, dinilai sangat relevan untuk mendorong daerah mengelola potensi lokal secara maksimal, selaras dengan visi dan misi pemerintah pusat.

 

“Salah satu tantangan utama yang harus dijawab adalah sinkronisasi perencanaan antara pusat dan daerah. Ketidaksinkronan selama ini dinilai masih menjadi kendala dalam efektivitas pembangunan,” ujar Andi Jefrianto membacakan pesan Mendagri.

Baca Juga:  Jelang Pelantikan, Pengurus PBSI Bone Rapatkan Barisan

 

Lebih lanjut disampaikan, integrasi perencanaan dan penganggaran menjadi keniscayaan agar tidak terjadi tumpang tindih program, sehingga penggunaan anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran dan efisien.

 

“Reformasi birokrasi juga harus berbasis pada hasil (outcome). Birokrasi tidak boleh lagi hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi lebih mengutamakan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

 

Transformasi digital dalam pelayanan pemerintahan juga menjadi sorotan penting agar tata kelola pemerintahan semakin cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Di sisi lain, masih tingginya tingkat ketergantungan fiskal daerah terhadap pusat menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan agar daerah memiliki fleksibilitas lebih dalam menentukan prioritas pembangunan.

Baca Juga:  Bid Dokkes Polda Sulsel Lakukan Tes Urine Personel Brimob Bone, Ini Hasilnya

 

“Kolaborasi antar daerah juga perlu diperkuat, mengingat banyak persoalan seperti lingkungan hidup, transportasi, dan ekonomi yang sifatnya lintas wilayah,” tambahnya.

 

Pemerintah daerah juga diingatkan untuk terus membuat kebijakan yang pro-rakyat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan, energi, serta upaya mitigasi perubahan iklim.

 

Sebagai penutup, amanat tersebut menekankan pentingnya efisiensi anggaran dengan meminimalisir kegiatan yang bersifat seremonial semata, dan memaksimalkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(*)

Penulis : Achyl/Hum

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Perkuat Industri Gula Nasional, P3GI Tingkatkan Kompetensi SDM Kultur Jaringan
Di Balik Spektakulernya Bhayangkara Cup III, Firman Ungkap Terima Kasih untuk Semua Pihak
Niat Hati Hanya Menonton Balapan, Damrah Warga Panincong Justru Bawa Pulang Doorprize Umroh Bhayangkara Cup III
Dominasi Tiga Kategori, Athar Al Gifary Bersinar di AMS Racing Bhayangkara Cup III Soppeng
Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas
Antrean BBM Kembali Mengular di SPBU Camming Bone, Sopir Keluhkan Waktu Terbuang
Bunda PAUD Sulsel Perkuat Kompetensi Guru, Transisi PAUD ke SD Harus Menyenangkan
AMS : Bhayangkara Cup III Bukan Sekedar Ajang Balap, Ekonomi Soppeng Ikut Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WITA

Perkuat Industri Gula Nasional, P3GI Tingkatkan Kompetensi SDM Kultur Jaringan

Selasa, 3 November 2026 - 09:00 WITA

Di Balik Spektakulernya Bhayangkara Cup III, Firman Ungkap Terima Kasih untuk Semua Pihak

Selasa, 3 November 2026 - 02:34 WITA

Niat Hati Hanya Menonton Balapan, Damrah Warga Panincong Justru Bawa Pulang Doorprize Umroh Bhayangkara Cup III

Minggu, 1 November 2026 - 19:43 WITA

Dominasi Tiga Kategori, Athar Al Gifary Bersinar di AMS Racing Bhayangkara Cup III Soppeng

Minggu, 1 November 2026 - 16:11 WITA

Gempar! Sambung Ayam di Salupangkan Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Kapolres Mateng Ditantang Bettindak Tegas

Berita Terbaru