SINJAI, BONEKU.COM — Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Sosial, bekerja sama dengan Sentra Pangurangi Takalar Kementerian Sosial RI, menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada puluhan warga rentan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Rabu hingga Kamis, tanggal 29 hingga 30 April 2026.
Program ini difokuskan pada dua kategori utama, yaitu pemenuhan kebutuhan hidup layak dan bantuan kewirausahaan. Tujuannya tidak hanya untuk meringankan beban konsumtif, tetapi lebih utama agar para penerima manfaat dapat memiliki kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Penyaluran ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen mendalam yang telah dilakukan oleh tim teknis bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping PKH, serta pemerintah desa setempat untuk memastikan ketepatan sasaran.
Guna mempermudah akses dan menjangkau seluruh wilayah, kegiatan dibagi menjadi dua lokasi strategis. Hari pertama dipusatkan di Kantor Pos Ranting Sinjai Tengah, sedangkan hari kedua dilaksanakan di Kantor Pos Cabang Sinjai Utara.
Total penerima manfaat dalam program kolaborasi ini mencapai 71 orang yang terdiri dari berbagai kelompok rentan. Rinciannya, 40 orang lanjut usia (lansia) menerima paket pemenuhan nutrisi dan kebutuhan dasar, sementara 31 orang penyandang disabilitas mendapatkan dukungan berupa alat bantu, kebutuhan dasar, hingga modal kewirausahaan bagi mereka yang memiliki potensi usaha.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Andi Muhammad Idnan, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah, baik daerah maupun pusat, dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan Sentra Pangurangi Takalar akan terus diperkuat guna memperluas cakupan perlindungan sosial. Menurutnya, pemenuhan hak-hak lansia dan disabilitas adalah prioritas utama demi menjamin penghidupan yang layak dan bermartabat.
Senada dengan hal tersebut, Pekerja Sosial Ahli Muda Sentra Pangurangi Takalar, Muhammad Akbar, menambahkan bahwa bantuan kewirausahaan yang diberikan telah disesuaikan dengan minat serta kemampuan masing-masing individu.
“Dengan dukungan ini, diharapkan para penyandang disabilitas tetap berdaya dan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara mandiri di tengah keterbatasan yang ada,” ujarnya.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Kami berharap pemenuhan kebutuhan layak ini meringankan beban harian, sementara bantuan kewirausahaan dapat menjadi pemantik kemandirian ekonomi bagi saudara-saudara kita,” tambah Akbar di sela-sela kegiatan, Kamis (30/4).
Pemerintah Kabupaten Sinjai menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Sosial RI atas sinergi yang terjalin. Kerjasama ini dinilai krusial dalam mempercepat penanganan masalah kesejahteraan sosial di daerah.
Seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut terpantau berjalan tertib, aman, dan penuh khidmat.(*)
Penulis : Achyl/Hum
Editor : Admin Redaksi










