Kegiatan reses Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Andi Muhammad Farid, di Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, berubah menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan kegelisahan mereka.
Ratusan masyarakat yang hadir tak hanya mengusulkan program, tetapi juga mempertanyakan sejauh mana realisasi hasil pertemuan antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat melalui forum Musrenbang maupun reses sebelumnya.
Dalam reses kedua masa persidangan 2025/2026 tersebut, isu layanan dasar mendominasi jalannya dialog. Warga menilai sejumlah persoalan yang kerap dibahas dalam Musrenbang dan reses, seperti air bersih, jalan, lampu jalan, hingga saluran irigasi, belum menunjukkan perbaikan signifikan di lapangan.
Keluhan paling menonjol datang dari layanan air bersih. Warga mengungkapkan distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum tidak menentu, bahkan sering hanya mengalir pada tengah malam dengan kondisi keruh. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Selain itu, minimnya penerangan jalan juga menjadi perhatian serius. Sejumlah titik, seperti Jalan Lakitta hingga ruas antara Kantor DPRD dan Masjid Salotungo, disebut gelap pada malam hari dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Di sektor infrastruktur, warga menyoroti kondisi Jalan Lakitta di kawasan Dranaise yang mulai mengalami kerusakan dan terancam runtuh. Akses menuju pemakaman Lolloe di samping Masjid Ar Rasak juga diusulkan untuk segera diaspal sepanjang kurang lebih satu kilometer. Sementara itu, persoalan drainase di Jalan Perintis sepanjang sekitar 100-200meter turut dikeluhkan karena membutuhkan penanganan segera.
Tak hanya itu, sebagian warga juga menyinggung persoalan saluran irigasi yang dinilai belum optimal dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Muhammad Farid menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan mendengar saran ,masukan,solusi,ataupun keluhan persoalan masyarakat saat ini.Ia memastikan beberapa kebutuhan mendesak, terutama penerangan jalan, secepatnya akan kita coba penuhi.
“Untuk lampu jalan,akan segera kami coba tindak lanjuti,” tegasnya di hadapan warga.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dibawa ke pembahasan bersama pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan pemerintah menjadi kunci agar hasil Musrenbang dan reses benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.











