BONEKU.COM–Mamuju-Lima hari pasca gempa yang mengguncang sulawesi Barat dan sekitarnya, tim SAR gabungan terus melakukan assessment disejumlah lokasi yang terdapat bangunan dan mengalami kerusakan parah hal tersebut dilakukan untuk memastikan jika dilokasi tersebut sudah tidak terdapat  korban jiwa yang masih terjebak direruntuhan.
“Hari ini Senin (19/1) tim Basarnas Palu beserta tim SAR gabungan lainnya yang berjumlah 36 orang personil kembali melakukan penyisiran yakni pada lokasi-lokasi terdampak gempa bumi diantaranya RSUD Regional Sulbar jalan RE. Martadinata, Kantor Taspen, Jalan Abdul malik Pattana Endeng, SMKN 1 Rangas jalan Abdul malik Pattana Endeng, dan sebagian rumah warga yang berlokasi di jalan pelabuhan Fery Kota Mamuju. 
Dari hasil pengecekan tim memastikan dilokasi tersebut sudah tidak terdapat korban jiwa. Selain itu tim di posko SAR tidak lagi menerima laporan dari warga Mamuju terkait adanya anggota keluarga yang belum ditemukan atau hilang. 
Berbeda dengan Kab. Majene, disana masih terdapat laporan dari warga jika masih ada 3 (tiga) korban hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan namun ketiga korban tersebut belum diketahui indentitasnya, terang Andi Sultan, S.E. selaku Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Palu.
Adapun update perkembangan hari ini Senin (19/1) pukul 16.00 wita jumlah korban menjadi 90 orang dengan keterangan selamat 18 orang, Meninggal dunia di Mamuju 79 orang dan Majene 11 orang.(*)
Baca Juga:  Rugikan Kandidat Calon Bupati, ASIK dilaporkan GBM Ke Panwas...