Tidak Stor LADK, KPUD Bone Pastikan 2 Parpol Didiskualifikasi Dari Pemilu 2024

- Jurnalis

Minggu, 14 Januari 2024 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zainal. (Komisioner KPU Bone Divisi Tekhnis)

Zainal. (Komisioner KPU Bone Divisi Tekhnis)

BONE,BONEKU.COM,– Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bone telah merilis Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) Partai Politik pada minggu, 14/1/2024.

Dari 18 Partai Politik yang ikut pada pemilu 2024 ada 2 parpol yang tidak melaporkan LADK nya, mereka pun dipastikan didiskualifikasi dari pemilu 2024.

Komisioner KPUD Bone Divisi Teknis Zainal yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima semua LADK dari 16 Parpol, dan ada 2 yang tidak melaporkannya yakni Partai Buruh dan Garda Republik Indonesia.

Baca Juga:  Yasir Mahmud Pastikan Semua Saksi Kawal Suaranya Semua TPS di Bone

“Sesuai aturan yah, mereka di diskualifikasi dari pemilu 2024, terlebih memang mereka tidak memiliki Caleg yang didaftarkan,” Beber Zainal

Berdasarkan data yang dirilis KPUD Bone bahwa, Data penerimaan dan pengeluaran LADK 16 Parpol menunjukan ada beberapa parpol dengan ketiadaan penerimaan alias Rp.0, diantaranya adalah Partai Nasdem, PKN, Partai Hanura, PKB, PKS, PSI, Perindo, PDIP, dan partai Ummat.

Baca Juga:  Bupati Bone Terima Audensi Bupati Gowa, Bahas Potensi dan Peluang Kerjasama Daerah

Sementara parpol dengan penerimaan tertinggi adalah Partai demokrat yakni Rp. 119.500.000 dengan pengeluaran Rp. 57.300.000, kemudian disusul oleh Partai gerindra dengan penerimaan Rp. 110.000,000, Pengeluaran Rp,0.

Untuk partai yang terendah yakni Partai Gelora dengan penerimaan Rp. 12.950.000 pengeluaran, Rp. 11.000.000, disusul oleh PAN penerimaan, Rp. 8.550.000 pengeluaran Rp.0, selanjutnya partai Golkar penerimaan Rp. 5.000.000 pengeluaran Rp. 4.500.000, PPP penerimaan Rp. 1.350.000 pengeluaran Rp. 1.350.000 dan terakhir PBB penerimaan Rp. 50.000 dan pengeluaran Rp.0.

Berita Terkait

Tangis Keluarga Pecah, Operator Excavator yang Tewas Tertimbun Longsor di Bone Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil
Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara
Rentetan Insiden di Tambang Desa Lampoko Berlanjut, Kini Operator Excavator Tewas Tertimbun Material
Bandara Bua Bakal Diperpanjang, Gubernur Sulsel Serahkan Ganti Rugi ke 50 Pemilik Lahan
Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone
Temui Menteri ESDM, Gubernur Andi Sudirman Usulkan Program Listrik Desa untuk Wilayah Terpencil dan Kepulauan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:17 WITA

Tangis Keluarga Pecah, Operator Excavator yang Tewas Tertimbun Longsor di Bone Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:21 WITA

Bandara Bua Bakal Diperpanjang, Gubernur Sulsel Serahkan Ganti Rugi ke 50 Pemilik Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WITA

Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone

Berita Terbaru