Lagi Asyik Nongkrong, Seorang Petani di Bone Ditebas Parang

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 01:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Ajangale

Korban saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Ajangale

BONE,BONEKU.COM,– Seorang petani di Desa Timurung Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone bernama Suardi  bin Made Ali (42) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditebas menggunakan parang oleh warga lain.

Informasi yang berhasil dihimpun terduga pelaku diketahui berinisial SD (32) warga yang beralamat Dusun Puang Nene Desa Timurung Kecamatan Ajalangale Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Pria di Bone Diduga Dianiaya Oknum Polisi Hingga Babak Belur

Kapolsek Ajangale Iptu Agustino Latea, S.H., M.A.P. yang dikonfirmasi terkait insiden tersebut membenarkan dan saat ini korban sudah  mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Ajangale.

“Benar, korban sementara mendapat perawatan di Puskesmas sementara terduga pelaku sudah kami amankan di kantor,” Kata Iptu Agustino Kamis malam 22/8/2024.

Lebih jauh perwira 2 balok ini menjelaskan bahwa korban mengalami luka tebas pada bagian lengan kiri kedalaman 10 cm, lebar 10 cm, dan mendapat jahitan 20.

Baca Juga:  Bupati Bone Raih Apresiasi Pembina Proklim 2025, Satu dari Dua Pemimpin Indonesia Timur

Kronologis awalnya bermula saat korban bersama warga lain sedang nongkrong di pinggir jalan, kemudian datang pelaku membawa sebilah parang panjang langsung memarangi korban dan mengenai kursi yang di dudukinya.

“Korban sempat lari masuk ke rumahnya, kemudian pelaku tetap mengejarnya masuk dan langsung memarangi lengan korban, setelah itu pelaku keluar dari rumah korban,” Kata Tambah Kapolsek

Baca Juga:  Diduga Depresi, Pria di Bone Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

Kapolsek Ajangale menjelaskan bahwa ternyata terduga pelaku diketahui mengalami gangguan kejiwaan alias ODGJ (orang Dalam Gangguan Kejiwaan), saat ini pelaku dan barang buktinya sudah diamankan di Polsek Ajangale. (*)

Berita Terkait

Tangis Keluarga Pecah, Operator Excavator yang Tewas Tertimbun Longsor di Bone Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil
Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara
Rentetan Insiden di Tambang Desa Lampoko Berlanjut, Kini Operator Excavator Tewas Tertimbun Material
Bandara Bua Bakal Diperpanjang, Gubernur Sulsel Serahkan Ganti Rugi ke 50 Pemilik Lahan
Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone
Temui Menteri ESDM, Gubernur Andi Sudirman Usulkan Program Listrik Desa untuk Wilayah Terpencil dan Kepulauan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:17 WITA

Tangis Keluarga Pecah, Operator Excavator yang Tewas Tertimbun Longsor di Bone Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:21 WITA

Bandara Bua Bakal Diperpanjang, Gubernur Sulsel Serahkan Ganti Rugi ke 50 Pemilik Lahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WITA

Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone

Berita Terbaru