Hadiri Rakor Pembentukan KPPS, Bawaslu Sampaikan 2 Isu Yang Rawan Terjadi

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2024 - 19:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rozhali Putra (Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa) Bawaslu Bone.

Rozhali Putra (Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa) Bawaslu Bone.

BONE,BONEKU.COM,–  Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bone menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone, di Novena Hotel, Minggu 15/9/2024.

Koordiv Hukum dan Penyelesaian  Sengketa Rozhali Putra dalam kesempatan tersebut menyampaikan dua isu kerawanan dalam pembentukan penyelengara adhoc tersebut.

“Terdapat beberapa hal yang penting terkait pembentukan badan adhoc, khususnya kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS sebagai ujung tombak pelaksana penyelenggara tingkat TPS. Mau atau tidak mau akan ada kerawanan yang menjadi fokus perhatian, fokus semua orang ada di TPS, fokus semua peserta calon pasangan bupati dan wakil bupati ada di TPS oleh karena itu Bawaslu akan mengawal mulai dari pembentukan KPPS ini agar berjalan berdasarkan sesuai dengan regulasi yang ada” jelasnya.

Baca Juga:  Kampanye di Watangpalakka : Andi Islamuddin Bernostalgia dengan Warga

Lanjut kata Rozhali Putra isu-isu kerawanan pembentukan KPPS Pilkada tahun 2024, misalnya isu pertama persoalan tahapan pembentukan dalam hal ini limit waktu. Secara bersamaan Bawaslu juga melakukan rekrutmen pengawas tps di tanggal yang sama 17 sampai 28 September bersamaan dengan KPU melakukan rekrutmen kpps. Fokus teman-teman Bawaslu di kecamatan dan kelurahan/desa akan terbagi.

Selanjutnya dari tahapan pengumuman kelulusan anggota KPPS hingga pelantikan, kurang lebih ada rentang waktu 1 bulan sehingga sangat berpotensi KPPS yang dinyatakan lulus akan melakukan aktivitas-aktivitas yang mengarah pada afiliasi mendukung paslon tertentu.

Baca Juga:  Gerebek Rumah Bandar Narkoba, Polisi Amankan 7 Orang Pelaku

“Ada jeda waktu kurang lebih sebulan dari sejak diumumkan hingga dilantik di 7 November 2024 nantinya,maka perlu sediannya agar memperhatikan dengan cermat KPPS yang telah dinyatakan lulus ini untuk tidak melakukan aktivitas -aktivitas yang mengarah pada aktivitas mendukung paslon tertentu, yang berpotensi menjadi tidak netral dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai KPPS,”tambahnya.

Isu yang kedua yang dimaksudkan memastikan kepatuhan KPU secara berjenjang hingga tingkat PPS, agar mematuhi seluruh tahapan yang di tentukan dalam proses rekrutmen KPPS tersebut, terkait waktu pengumuman pendaftaran, waktu pelaksanaan seleksi dan penetapan hasil seleksi.

Baca Juga:  Bawaslu Minta PPK dan Panwascam Selalu Koordinasi di Lapangan

“Kami menghimbau juga agar KPU Bone dalam proses seleksi KPPS agar memperhatikan mekanisme, prosedur dan tata cara, seperti perihal waktu pengumuman pendaftaran hingga penetapan hasil seleksi yang ketika tidak berkesesuaian dengan dengan waktu sesuai aturan yang ada maka akan sangat rawan di soal terkait pelanggaran admnistrasi” tegas Ijal.

Diketahui bahwa pendaftaran KPPS dan Pengawas TPS berlangsung pada waktu yang sama dan berakhir pada tanggal 28 September 2024. (*)

Berita Terkait

Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang
Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN
Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satlantas Polres Bone Raih Juara 1 di HUT Lantas ke-71
Motor Honda Genio Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Camming Bone, Diduga Korsleting
Mertua-Menantu Terlibat Pertikaian Berdarah di Bone, Keduanya Berujung Meninggal Dunia
Di Tengah Keluhan Nelayan, Solar Subsidi Bone Diduga Mengalir ke Morowali, Siapa di Baliknya?
Prajurit Yonarmed 21/Kawali Terjun Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo
Beramal FC Melaju ke Semifinal, Edy Optimistis Bone Raih Gelar Juara

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:55 WITA

Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Selasa, 22 September 2026 - 18:35 WITA

Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WITA

Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satlantas Polres Bone Raih Juara 1 di HUT Lantas ke-71

Selasa, 22 September 2026 - 12:26 WITA

Motor Honda Genio Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Camming Bone, Diduga Korsleting

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WITA

Mertua-Menantu Terlibat Pertikaian Berdarah di Bone, Keduanya Berujung Meninggal Dunia

Berita Terbaru