Menghadapi Cuaca Ekstrem, Danny Pomanto Siapkan Kebijakan Libur Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mempertimbangkan opsi untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah jika cuaca semakin memburuk.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan keselamatan anak-anak di tengah potensi ancaman cuaca ekstrem.

“Jika hujan terlalu deras, kami mempertimbangkan opsi untuk meliburkan sekolah agar anak-anak aman di rumah. Namun, keputusan ini masih belum final dan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca,” ujar Danny Pomanto, Sabtu (7/12/2024).

Baca Juga:  Proyek Motor Sampah Tak Jalan, Danny Pesimis Bisa Raih Adipura 2025

Ia juga menyoroti potensi ancaman lain seperti angin kencang, puting beliung, dan petir yang dapat menyertai hujan deras.
Pemerintah Kota Makassar terus memantau perkembangan cuaca secara intensif untuk mengambil langkah-langkah antisipasi yang diperlukan.

“Masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan pemerintah demi keamanan bersama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah pesisir barat Sulawesi Selatan dalam tiga hari ke depan.

Baca Juga:  BPBD Makassar Identifikasi Daerah Rawan Banjir

Prakirawan BMKG, Nur Asiah Utami mengatakan, wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem mencakup Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Pinrang, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.

“Masyarakat perlu waspada karena potensinya cukup tinggi untuk tiga hari ke depan, terutama pada tanggal 4, 5, dan 6 Desember,” jelas Nur Asiah.

BMKG mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan terhadap dampak bencana akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Telah Alokasikan Rp2,5 Miliar Anggaran Operasional Pencarian ATR42-500

“Pemerintah daerah harus menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti penyiapan jalur evakuasi dan pemantauan intensif di wilayah rawan juga disarankan untuk meminimalkan risiko,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3
Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026
Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba
Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun
Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur
Kandang Sapi Milik Warga Cellu Bone Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta
Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus pada Penguatan Program Kerja dan Kesiapan Menyambut Agenda Nasional

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:07 WITA

Pemprov Sulsel-Kodam XIV/Hasanuddin Teken PKS Penanganan Banjir Lutra, Gubernur Andi Sudirman: Wujud Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WITA

Gubernur Andi Sudirman Dorong Pemetaan Ekonomi Sulsel Lebih Detail Lewat Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WITA

Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WITA

Soal Isu Jamuan “Bintang Lima”, Pemprov Sulsel: Anggaran Itu untuk Kegiatan Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:09 WITA

Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur

Berita Terbaru